Buka Klasikal Orientasi P3K 2025, Ngatiayana: ASN Harus Loyal kepada Atasan
Buka Klasikal Orientasi P3K 2025, Ngatiayana: ASN Harus Loyal kepada Atasan
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengingatkan kepada 403 peserta Klasikal Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2025 agar punya loyalitas tinggi kepada atasan.
” Saya ingatkan kepada seluruh ASN PPPK agar patuh sama perintah atasan, tidak boleh membangkang, selama perintah atasan itu benar tidak melanggar aturan yang berlaku.” tegas ngatiayan saat membuka acara Klasikal Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2025 di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat, Jumat (15/08).
“Selamat dan sukses kepada 403 peserta yang telah resmi dinyatakan lulus sebagai P3K di lingkup Pemerintah Kota Cimahi. Sebagai aparatur sipil negara, Bapak dan Ibu sekalian memiliki hak dan kewajiban yang harus dipenuhi, terutama dalam kaitannya dengan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang berimbang dan berorientasi pada pelayanan.” ujarnya.
Ditegaskan Ngatiyana, Sebagai ASN, kita patut mengenal nilai-nilai serta hak dan kewajiban seorang aparatur di negara. Oleh karena itu, hari ini Bapak dan Ibu dikumpulkan untuk mengikuti pengarahan orientasi P3K Kota Cimahi tahun 2025. Orientasi P3K ini bersifat mandatori, sehingga saudara selaku P3K harus mengikuti seluruh rangkaian orientasi ini dengan baik. Tujuannya adalah untuk mencetak ASN yang berperilaku inovatif, tidak monoton, dan mampu mengaktualisasikan nilai inti ASN yang berakhlak dan melayani bangsa.
” Sebagai ASN, kita harus mampu menunjukkan sikap berakhlak yang berorientasi pada pelayanan yang kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai-nilai ini harus senantiasa diimplementasikan dalam setiap tugas yang dilaksanakan sehari-hari sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayanan publik, perekat, dan pemersatu bangsa.” ucapnya.
Kegiatan orientasi ini diharapkan tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar dihadapi dan dimaknai sebagai landasan untuk melakukan tugas dengan baik.Orientasi ini menjadi titik awal perjalanan sebagai abdi negara dan siap untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Cimahi.
Ia menegasakan lagi bahwa, Bapak dan Ibu selaku ASN tidak boleh terjerumus untuk melakukan tindakan yang melanggar etika dan hukum. Jadilah contoh sumber daya manusia aparatur yang baik yang membawa perubahan dan iklim pelayanan di kota ini.
“Gunakan hati nurani dan logika dalam menjalankan tugas, serta manfaatkan teknologi untuk optimalisasi pelayanan publik. Tingkatkan terus literasi digitalnya demi menyediakan layanan publik yang inovatif, efektif, dan kolaboratif.” pungkasnya *** HG