Cimahi Mantapkan Langkah Menuju Pemerintahan Digital: Kolaborasi Jadi Kunci Sukses SPBE

Cimahi Mantapkan Langkah Menuju Pemerintahan Digital: Kolaborasi Jadi Kunci Sukses SPBE

CIMAHI,Rabu(08/10/2025)
Di tengah derasnya arus digitalisasi nasional, Pemerintah Kota Cimahi membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang tak hanya siap beradaptasi, tetapi juga berinovasi. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkot Cimahi menggelar Rapat Koordinasi Tim Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada Kamis (2/10) di Ballroom Mal Pelayanan Publik Cimahi.

Kegiatan ini menghadirkan jajaran perangkat daerah, narasumber dari Telkom University, serta perwakilan Diskominfo Provinsi Jawa Barat mempertegas semangat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin digital, efisien, dan transparan.

Digitalisasi: Dari Regulasi Menjadi Kebutuhan

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam sambutannya menegaskan bahwa penerapan SPBE bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan kebutuhan nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Penerap

Ia menambahkan, transformasi digital merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 serta RPJMN 2025–2029, yang menempatkan digitalisasi sebagai prioritas nasional.

Dan hasilnya, tak main-main. Cimahi berhasil meraih Indeks SPBE 4,15 pada tahun 2024, menempatkannya di peringkat kelima terbaik se-Jawa Barat. Sebuah pencapaian yang menjadi bukti konkret komitmen Kota Cimahi dalam menerapkan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.

Efisiensi dan Kolaborasi: DNA Pemerintahan Modern

Menurut Ngatiyana, teknologi digital tak hanya soal kecanggihan, tapi juga tentang efisiensi. Dengan sistem elektronik, berbagai kegiatan seremonial kini dapat dilakukan secara daring, menghemat anggaran tanpa mengurangi produktivitas.

Wali Kota juga mengingatkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menyukseskan transformasi digital ini.

Diskominfo: Sinergi Jadi Kekuatan Uta

Kepala Diskominfo Kota Cimahi, Hendra Gunawan, menegaskan bahwa keberhasilan SPBE adalah hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah.

Diskominfo terus mendorong inovasi digital di berbagai sektor pemerintahan. Beberapa inovasi andalan antara lain:

Portal PolaKami Layanan publik digital terpadu.

Aplikasi PoladKami Administrasi kepemerintahan berbasis elektronik.

WA Mantap (WhatsApp Mantap) Kanal pelayanan publik dan aduan masyarakat berbasis WhatsApp yang memudahkan warga mengakses layanan tanpa perlu datang langsung ke kantor pemerintahan.
Inovasi-inovasi ini menunjukkan bahwa digitalisasi bukan lagi wacana, melainkan kenyataan yang hadir langsung di genggaman warga Cimahi.

Menuju Cimahi Campernik yang Smart City

SPBE menjadi fondasi penting menuju Cimahi Smart City. Integrasi data antarperangkat daerah kini menjadi keharusan agar tak terjadi tumpang tindih dan pemborosan anggaran. Wali Kota juga menekankan pentingnya regulasi daerah—baik dalam bentuk Peraturan Daerah maupun Peraturan Wali Kota sebagai payung hukum untuk memperkuat implementasi SPBE.

Rapat koordinasi kali ini juga menjadi forum strategis untuk memperkenalkan arah baru Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI) yang akan diterapkan secara nasional mulai 2026. Para peserta dari seluruh OPD diharapkan memahami indikator baru tersebut, termasuk tata kelola data dan budaya kerja digital aparatur.

Cimahi,Kota yang Siap Berlari di Era Digital

Dengan capaian, inovasi, dan komitmen kuat seluruh perangkat daerahnya, Pemerintah Kota Cimahi optimistis mampu mempercepat transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan publik, serta memperkuat posisinya sebagai kota percontohan dalam pengelolaan SPBE di Indonesia.

Cimahi kini tak lagi sekadar mengikuti arus transformasi digital dan kota ini sedang menjadi bagian penting dari peta besar Indonesia Digital Nation.