Ngatiyana Lantik 122 ASN, Tegaskan Rotasi Transparan dan Profesional

Ngatiyana Lantik 122 ASN, Tegaskan Rotasi Transparan dan Profesional

CIMAHI, citrapedia.id | Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi kembali melakukan rotasi

dan mutasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Sebanyak 122 pegawai resmi

dilantik dan mengemban tugas baru usai diambil sumpahnya oleh Wali Kota Cimahi

Ngatiyana di Cimahi Techno Park, Jumat (18/7/2025).     Wali Kota Ngatiyana menegaskan bahwa rotasi dan mutasi ini merupakan bagian dari

upaya penyegaran organisasi serta peningkatan semangat kerja di lingkungan

birokrasi. Ia menyebut, penempatan para pegawai telah dilakukan secara profesional

dan sesuai dengan prinsip meritokrasi.

“Pelantikan ini bukan sekadar formalitas. Prosesnya melalui mekanisme yang sah,

mulai dari panitia seleksi, Kemendagri, hingga Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Semua sesuai prosedur,” ujar Ngatiyana usai pelantikan.

Menurutnya, sistem penempatan jabatan kini telah berbasis sistem merit dan

manajemen talenta elektronik. Hal ini diyakini mampu menghadirkan keadilan,

transparansi, dan mencegah praktik-praktik subjektif dalam promosi jabatan.

“Semuanya hari ini menandatangani sistem merit. Tidak ada lagi ‘main-main’.

Penempatan jabatan dilakukan secara profesional sesuai disiplin ilmu masingmasing,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ngatiyana mengungkapkan bahwa rotasi dan mutasi ini bukan yang

terakhir. Ia membuka kemungkinan akan adanya gelombang kedua, terutama untuk

mengisi kekosongan jabatan yang mungkin muncul ke depan.

Sebagai upaya memperkuat sistem karier ASN, Ngatiyana menginstruksikan Badan

Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cimahi

untuk menyusun instrumen “pola karir” bagi seluruh pegawai. Instrumen tersebut akan

menjadi acuan dalam perjalanan karier ASN, termasuk dalam proses promosi jabatan.

“Dengan pola karir, pegawai bisa mengetahui tahapannya. Misalnya, setelah

menjabat beberapa tahun di satu posisi, ada jenjang yang bisa dicapai. Itu semua jadi

lebih jelas dan terukur,” katanya.

Sebagai pembina kepegawaian, Ngatiyana berharap sistem yang sedang dibangun

ini akan memperkuat profesionalisme ASN sekaligus memberikan motivasi baru untuk

memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Cimahi.***Edza.