BPBD Cimahi Waspada Banjir dan Longsor pada Musim Hujan, Titik Rawan Bencana Ada 15
BPBD Cimahi Waspada Banjir dan Longsor pada Musim Hujan, Titik Rawan Bencana Ada 15
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cimahi telah memetakan wilayah rawan bencana pada musim penghujan tahun ini. Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat memprediksi musim hujan akan terjadi pada Oktober nanti. "Kita sudah petakan, secara umum titik rawan itu tersebar di 15 titik kelurahan di Kota Cimahi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fitriyandi Kurniawan, Senin (16/9/2024). Fitriyandi mengungkapkan, adu dua jenis bencana yang diwaspadai di Kota Cimahi, yaitu banjir dan longsor. Sejauh ini, wilayah Melong di Kecamatan Cimahi Selatan kerap menjadi langganan banjir saat datang musim penghujan. "Terutama kelurahan yang kerap terjadi banjir, seperti Melong di sejumlah RW. Kita juga mengantisipasi daerah yang kerap dilanda longsor seperti Kampung Terobosan, Cipageran, dan beberapa tempat di Cebeber," ungkapnya. Dia berharap, kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang dilakukan pemerintah dapat menekan dampak negatif bencana banjir dan longsor. Sejauh ini, bencana banjir dan longsor di Kota Cimahi hanya terjadi dalam status ringan. "Mudah-mudahan terkendali, tapi warga tetap waspada, lakukan antisipasi dan untuk longsor juga biasanya hanya kecil," katanya. (*) Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Giri