Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Kota Cimahi Menggelar Acara Pelatihan RW Tangguh Bencana

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Kota Cimahi Menggelar Acara Pelatihan RW Tangguh Bencana

CIMAHI, Idisi Online,- Berada di wilayah yang memiliki potensi bencana menjadi pekerjaan rumah tersendiri untuk Pemerintah Daerah Kota Cimahi dalam upaya mitigasi bencana dan kesiapsiagaan bencana untuk meminimalisir risiko bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu Pemerintah Daerah Kota Cimahi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi menggelar Pelatihan Rukun Warga (RW) Tangguh Bencana yang bertempat di Aula Kecamatan Cimahi Selatan, Selasa (01/10) Kegiatan yang dihadiri oleh 60 (enam puluh) orang Ketua RW dari Kelurahan Melong, Kelurahan Cibeber dan Kelurahan Cimahi diselenggarakan untuk membentuk masyarakat tangguh bencana yang memiliki kemampuan mandiri dalam penanggulangan bencana. la menyebutkan bahwa seluruh masyarakat Kota Cimahi harus siap siaga dalam menghadapi potensi bencana untuk mengantisipasi atau meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. la pun menyebut pihaknya akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi terkait kebencanaan agar masyarakat Kota Cimahi mempunyai pengetahuan dan kompetensi dalam mengghadapi bencana alam, termasuk sosialisasi pada murid-murid sekolah di Kota Cimahi "Kegiatan pendidikan bencana atau kewaspadaan bencana ini tidak hanya dilakukan di tingkat masyarakat, tapi juga di tingkat sekolah, bahkan juga kita sering bekerja sama juga dengan TNI, Polri, terkait dengan kejadian-kejadian atau potensi bencana," imbuhnya. Info Lainnya Hardiknas Bersama Tokoh Pendidikan Kabupaten Badung, H. Asep Ikhsan Mardi berharap melalui kegiatan ini, para peserta dapat memiliki pengetahuan terkait mitigasi bencana dan mengetuk tularkan informasi tersebut pada warga masyarakat di lingkungannya masing-masing Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fitrhriandi Kurniawan menjelaskan pentingnya membentuk RW Tangguh Bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mitigasi bencana untuk mengurangi korban jiwa pada saat terjadinya bencana alam, "Perencanaan dan pengaturan dalam mitigasi bencana dan penanggulangan bencana di lingkungan masyarakat tingkat rukun warga melalui kegiatan pelatihan rukun warga," tutupnya. Red. Iwan Mulyana