Simulasi Bencana di Cimahi, Begini Cara Wali Kota dan BPBD Latih Warga Hadapi Situasi Tanggap Darurat
Simulasi Bencana di Cimahi, Begini Cara Wali Kota dan BPBD Latih Warga Hadapi Situasi Tanggap Darurat
IDN CITIZEN, CIMAHI — Pemerintah Kota Cimahi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar apel kesiapsiagaan bencana dan simulasi evakuasi mandiri di Technopark, Kamis (05/25).
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, khususnya gempa bumi.
Acara dimulai dengan registrasi peserta sejak pukul 07.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan apel yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Letkol Purn Ngatiyana.
Dalam sambutannya, Ngatiyana menegaskan pentingnya perubahan perilaku masyarakat agar menjadi budaya sadar bencana yang kokoh.
"Pemerintah melalui BNPB mencanangkan tanggal 26 April sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional. Tema tahun ini adalah 'Siap untuk Selamat', yang menyiratkan pentingnya perubahan perilaku, semangat gotong royong, dan peningkatan partisipasi publik," ujar Ngatiyana.
Wali Kota mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur mulai dari BPBD, relawan Tagana, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), TNI, Polri, serta komunitas sekolah dan pramuka yang turut serta dalam simulasi evakuasi.
Ia juga mengingatkan bahwa mitigasi bencana harus menjadi tanggung jawab bersama dan perlu terus disosialisasikan serta diberdayakan ke masyarakat.
Simulasi evakuasi mandiri berlangsung selama hampir satu jam dimulai pukul 09.00 WIB, dengan peserta berlatih langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana.
Setelah simulasi, peserta melakukan evaluasi dan diakhiri dengan foto bersama bersama Wakil Wali Kota Cimahi.
Dalam wawancara seusai kegiatan, Wali Kota Ngatiyana menegaskan kesiapan Kota Cimahi menghadapi potensi bencana gempa.
"Itu potensi juga akan terjadi gempa di Kota Cimahi tetapi mudah-mudahan tidak terjadi tetapi kita sedia payung sebelum hujan. Apabila terjadi, kita sudah memberikan ilmu ataupun edukasi kepada masyarakat agar bisa mengatasi pertolongan pertama," katanya.
Ngatiyana juga memastikan logistik BPBD Cimahi lengkap dan siap digunakan sewaktu-waktu.
"Alhamdulillah logistik yang ada di BPBD siap setiap saat apabila dibutuhkan dan membantu masyarakat apabila terjadi bencana. Ini saya cek juga peralatannya lengkap," ujarnya.
Selain itu, Wali Kota memberikan apresiasi kepada Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto atas dukungannya terhadap penanganan bencana di Cimahi.
Ia menambahkan bahwa jalur komunikasi dan koordinasi dengan relawan sangat penting agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
Menurut Ngatiyana, para relawan sudah dilatih untuk menentukan titik kumpul, jalur evakuasi, dan tempat penampungan saat situasi darurat.
"Nanti dari relawan ini sudah siap apabila terjadi sesuatu. Salah satu bagiannya sudah ada yang menentukan titik kumpul untuk penyelamatan pertama keluar dari tempat kejadian," ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Wali Kota Cimahi menyampaikan pesan bahwa pengabdian untuk masyarakat bukan hanya lewat senjata, melainkan lewat kerja nyata menjaga keselamatan dan kesejahteraan warga.
"Pengabdian tidak harus angkat senjata, tetapi berjuang adalah dengan tenaga yang kita bisa berikan untuk masyarakat. Ayo kita bersama-sama berjuang untuk menyelamatkan, menjaga, dan menyejahterakan masyarakat kota ini," tutupnya.
Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kota Cimahi dan BPBD berharap dapat membangun budaya kesiapsiagaan yang kuat, serta mengurangi risiko dan dampak bencana dengan kesiapan yang matang dari seluruh lapisan masyarakat.***(anp/idn).