Kemenkeu Edukasi Warga Cimahi soal APBN dan Investasi ORI030
Kemenkeu Edukasi Warga Cimahi soal APBN dan Investasi ORI030
CIMAHI, indoartnews.com – Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) menggelar edukasi literasi keuangan sekaligus sosialisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Obligasi Negara Ritel (ORI) Seri ORI030 di Aula Gedung A Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran perangkat daerah, unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan APBN dan instrumen investasi yang diterbitkan pemerintah.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengapresiasi Kementerian Keuangan yang memilih Kota Cimahi sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, APBN bukan sekadar dokumen berisi angka-angka, melainkan instrumen yang digunakan pemerintah untuk membiayai berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, perlindungan sosial, hingga penguatan ketahanan nasional.
"Saya berharap masyarakat Kota Cimahi semakin cerdas dalam mengelola keuangan, semakin bijak dalam berinvestasi, dan memahami bagaimana APBN berperan dalam mendukung pembangunan nasional," kata Ngatiyana.
Dalam kesempatan itu, Analis Keuangan Negara Ahli Madya Direktorat Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan, Singgih Gunarsa, memperkenalkan Obligasi Negara Ritel (ORI) Seri ORI030 sebagai salah satu instrumen investasi yang aman karena dijamin pemerintah.
ORI030 terdiri atas dua pilihan tenor, yakni ORI030-T3 dengan jangka waktu tiga tahun dan kupon tetap 6,90 persen serta ORI030-T6 dengan tenor enam tahun dengan kupon tetap 7,00 persen.
"Selain memberikan imbal hasil yang kompetitif, investasi melalui ORI030 juga menjadi salah satu cara masyarakat ikut berkontribusi dalam pembiayaan pembangunan nasional," ujar Singgih.
Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai literasi keuangan, karakteristik Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, hingga mekanisme pembelian ORI030 yang disampaikan Analis Keuangan Negara Ahli Muda Direktorat Surat Utang Negara, Bahal A. Pranata.