Ngatiyana: Literasi Keuangan Kunci Masyarakat Cerdas dan Mandiri Ekonomi

Ngatiyana: Literasi Keuangan Kunci Masyarakat Cerdas dan Mandiri Ekonomi

CIMAHI, journalbroadcast.co — Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) menggelar Edukasi Literasi Keuangan serta Sosialisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Obligasi Negara Ritel (ORI) Seri ORI030. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan negara sekaligus mendorong budaya investasi yang aman dan produktif.Pemerintah Pusat & Daerah

Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung A Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Kamis (16/07/2026), diikuti jajaran perangkat daerah, unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengapresiasi Kementerian Keuangan yang telah memilih Kota Cimahi sebagai lokasi penyelenggaraan edukasi tersebut. Menurutnya, literasi keuangan menjadi bekal penting agar masyarakat mampu mengambil keputusan finansial secara tepat di tengah dinamika ekonomi global.Keuangan

“Sering kali masyarakat memandang APBN hanya sebagai dokumen berisi angka-angka. Padahal sesungguhnya APBN merupakan instrumen utama negara yang bekerja untuk melindungi masyarakat sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan nasional,” ujar Ngatiyana.Tokoh & Masyarakat


Ia menjelaskan, APBN membiayai berbagai sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, perlindungan sosial, hingga penguatan ketahanan nasional. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa setiap kebijakan fiskal diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.Ekonomi

Di tengah tantangan ekonomi global, mulai dari fluktuasi nilai tukar, tekanan inflasi hingga perlambatan ekonomi dunia, Ngatiyana menilai fundamental ekonomi Indonesia masih berada pada kondisi yang relatif baik. Hal tersebut tidak lepas dari kebijakan fiskal pemerintah yang dikelola secara hati-hati, termasuk dalam pengelolaan pembiayaan negara.Demografi

“Saya berharap masyarakat Kota Cimahi semakin cerdas secara finansial, semakin bijak dalam berinvestasi, dan semakin aktif mendukung pembangunan nasional. Kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran negara, tetapi juga oleh tingkat pemahaman masyarakat terhadap bagaimana anggaran tersebut dihimpun, dikelola, dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” katanya.Keuangan Publik

Sementara itu, Analis Keuangan Negara Ahli Madya Direktorat Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan, Singgih Gunarsa, menjelaskan bahwa Surat Berharga Negara (SBN) Ritel merupakan instrumen investasi yang aman, terjangkau, dan memberikan manfaat ganda.Obligasi


Selain memperoleh imbal hasil yang kompetitif, masyarakat juga ikut berkontribusi dalam pembiayaan pembangunan nasional melalui APBN.


Pemerintah saat ini menawarkan Obligasi Negara Ritel Seri ORI030 yang terdiri dari dua pilihan, yakni ORI030-T3 dengan tenor tiga tahun dan kupon tetap sebesar 6,90 persen, serta ORI030-T6 dengan tenor enam tahun dan kupon tetap sebesar 7,00 persen.Berinvestasi


“ORI030 menjadi salah satu pilihan investasi yang menarik bagi masyarakat. Selain menawarkan kupon yang kompetitif, investasi ini juga dijamin oleh negara sehingga aman. Kami berharap semakin banyak masyarakat, khususnya dari Kota Cimahi dan sekitarnya, berpartisipasi membeli ORI030 sebagai bentuk investasi sekaligus dukungan terhadap pembiayaan pembangunan nasional,” ujar Singgih.Pemerintah Pusat & Daerah


Ia menambahkan, ORI030 menjadi salah satu instrumen pembiayaan APBN di tengah kondisi anggaran negara yang masih mengalami defisit sekitar 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Meski demikian, angka tersebut masih berada di bawah batas maksimal tiga persen sesuai ketentuan fiskal sehingga kondisi keuangan negara tetap dinilai sehat dan terkendali.Tokoh & Masyarakat


“Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pengelolaan utang pemerintah. Secara keseluruhan masih sangat terjaga dan dikelola secara hati-hati. Dana yang dihimpun melalui ORI digunakan untuk membiayai berbagai program prioritas pemerintah yang manfaatnya kembali kepada masyarakat,” jelasnya.Ekonomi


Selain pemaparan mengenai APBN dan ORI030, peserta juga mendapatkan materi mengenai pentingnya literasi keuangan, strategi membangun investasi yang sehat, karakteristik Surat Berharga Negara Ritel, hingga mekanisme pembelian ORI030 yang disampaikan oleh Analis Keuangan Negara Ahli Muda Direktorat Surat Utang Negara, Bahal A. Pranata.