Pembayaran THR ASN Pemkot Cimahi Tunggu Surat Edaran Pusat
Pembayaran THR ASN Pemkot Cimahi Tunggu Surat Edaran Pusat
WALI MEDIA | KOTA CIMAHI - Kepastian terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi belum dapat memastikan tanggal kepastian kapan THR tersebut dapat dicairkan. Hal ini lantaran Pemkot Cimahi masih menunggu arahan pemerintah pusat terkait petunjuk teknis (juknis) pemberian THR.
"Saat ini kami masih tetap menunggu surat edaran atau semacamnya dari pemerintah pusat, terkait pencairan THR bagi ASN," kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cimahi, Harjono, Senin (2/3/2026).
Menurutnya, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, skema pemberian THR ASN ini dilakukan oleh pemerintah pusat lewat mekanisme mekanisme penempatan dana Transfer ke Daerah (TKD) atau Treasury Deposit Facility (TDF).
"TKD itu dapat diartikan sebagai Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) dari Bank Indonesia oleh pemerintah pusat untuk mengelola kas daerah, akan tetapi untuk Kota Cimahi tahun ini sudah dihilangkan lantaran efisiensi," ujar Harjono.
Namun, kata ia Pemkot Cimahi telah menyiapkan satu langkah alternatif lainnya dengan cara membuat alokasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi Tahun 2026.
"Kami sudah mengalokasikan gaji ASN dari APBD Cimahi selama kurun waktu 14 bulan, dengan rincian 12 bulan gaji ditambah THR dan gaji ke-13," ucapnya.
Untuk THR dan gaji ke 13 untuk ASN kami sudah menganggarkan dari APBD Kota Cimahi. Bahkan dalam DPA gaji di awal sudah dihiting 14 bulan, ini berarti jumlah THR sama dengan 100 persen gaji, termasuk juga gaji ke-13.
"Berbeda dengan THR dan Gaji 13, untuk TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) Pemkot Cimahi, baru menganggarkan sampai 11 bulan saja, lantaran kekurangan anggaran," tuturnya.
Harjono menyebut jika pada tahun sebelumnya THR ASN dan TPP dibayar 100% tanpa pemangkasan.
"Kami belum tahu, Apakah kali ini THR dan TPP full 100 persen seperti tahun sebelumnya atau ada pemangkasan," katanya. (K12)