Dicky Saromi : Menuju Cimahi Campernik, Pembangunan Kedepan Harus Gunakan Paradigma Baru

Dicky Saromi : Menuju Cimahi Campernik, Pembangunan Kedepan Harus Gunakan Paradigma Baru

CIMAHI, Media3.id – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Cimahi Tahun 2024 sekaligus Launching kompetisi Chima Awards 2024 digelar Pemerintah Daerah Kota Cimahi melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Cimahi, yang diselenggarakan di Aula Utama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat, Jl. Kolonel Masturi KM. 3.5 No. 11 RW 5, Cipageran Cimahi Utara, pekan lalu (Kamis, 7/03/2024). READ MORE Pemkot Cimahi Bersama Bank BJB Lakukan Akad dan Implementasi Penggunaan KKPDKota Cimahi Raih Penghargaan “The Best Improvement” dalam Anugerah Reformasi Birokrasi Provinsi JabarDicky Harapkan Kota Cimahi Raih Kembali Predikat Kota Layak Anak Tahun 2024 Penjabat (Pj) Walikota Cimahi Dr. Ir. H. Dicky Saromi, M.Sc, yang hadir sekaligus membuka acara secara resmi, mengatakan bahwa Pembangunan dalam 20 tahun ke depan harus menggunakan paradigma baru. “Indonesia harus melakukan Transformasi Pembangunan secara menyeluruh berlandaskan kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam mendorong kemajuan, termasuk Kota Cimahi untuk 20 tahun ke depan dengan mengusung visi yaitu Cimahi Campernik Kota Maju, Unggul, dan Berkelanjutan,” ujar Dicky. Dicky menjelaskan proses perencanaan partisipatif ini menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan mereka pada pihak pemerintah. “Jadi Musrenbang itu merupakan pendekatan bottom-up yang memberikan ruang bagi masyarakat secara aktif yang mempengaruhi rencana anggaran dan belanja kota dan bagaimana kegiatan pembangunan disusun,” ungkapnya. Selama beberapa tahun terakhir kebutuhan pembangunan kota selalu mengakibatkan defisit anggaran, dimana kebutuhan pembangunan selalu jauh lebih besar dari Pendapatan Daerah. Untuk itu paradigma baru dalam proses partisipatif perencanaan pembangunan diperlukan. “Sehingga proses partisipatif tidak hanya terkait kebutuhan anggaran namun juga secara bersama sama berkolaborasi dalam upaya peningkatan pendapatan daerah agar dapat memenuhi kebutuhan pembangunan Kota sehingga ke depan transformasi pembangunan Kota Cimahi menuju Kota Campernik Maju Unggul Berkelanjutan dapat diwujudkan,” papar Dicky. Ia menerangkan bahwa masyarakat, pemerintah serta dunia usaha sebagai 3 pilar good governance, memiliki peran dan tanggung jawab yang sama dalam pembangunan. Penandatanganan berita acara Musrenbang oleh Sekda Kota Cimahi H. Dikdik Suratno Nugrahawan, S.Si, MM (kiri bawah) “Sehingga partisipasi masyarakat sangat penting karena merupakan kesempatan untuk secara bersama menentukan masa depan Kota Cimahi. Masyarakat juga harus memastikan pembangunan yang dilakukan pemerintah sesuai dengan kebutuhan,” jelas Dicky. Lebih lanjut ia juga menyampaikan bahwa tema dari Musrenbang tahun ini adalah “Perwujudan Stabilitas Perekonomian Dan Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia”. “Tema ini dimaksudkan dalam rangka mewujudkan kondisi perekonomian Kota Cimahi yang tercermin dengan indikator makro ekonomi daerah dalam kondisi stabil serta mewujudkan daya saing sumber daya manusia dengan meningkatnya indeks pendidikan dan kesehatan serta berkurangnya tingkat pengangguran terbuka,” tandasnya. Sementara Sekretaris Daerah Kota Cimahi H. Dikdik Suratno Nugrahawan, S.Si, MM, dalam arahan penutup acara Musrenbang tingkat Kota Cimahi Tahun 2024 yang dihadiri oleh ± 400 undangan dari berbagai stakeholders ini, menyebutkan bahwa tujuan digelarnya acara ini untuk pembangunan Kota Cimahi. “Untuk menyepakati usulan program dan kegiatan prioritas pembangunan pemerintah daerah yang akan disinkronkan dengan arah kebijakan, prioritas, sasaran pembangunan Kota Cimahi dan kegiatan strategis Provinsi Jawa Barat dan nasional serta menjaring masukan terhadap penyempurnaan dokumen rancangan RKPD untuk penyusunan rancangan akhir RKPD Kota Cimahi Tahun 2025,” ungkap Dikdik. Dikdik juga menjelaskan pelaksanaan Musrenbang Kota Cimahi Tahun 2024. “Didahului dengan kegiatan pelatihan kader perencana, FGD musrenbang di tingkat RW atau rembug RW dilanjutkan dengan kegiatan FGD musrenbang tingkat kelurahan sampai dengan tingkat kecamatan, yang kemudian dibahas dan disepakati dalam Musrenbang Tingkat Kota,” terangnya. Selain itu, dalam membangun budaya inovasi di Kota Cimahi, Pemerintah Kota Cimahi membuka ruang kolaboratif untuk pemikiran-pemikiran solutif serta kebebasan untuk mengeksplorasi ide-ide baru melalui kegiatan pengembangan inovasi (Cimahi Innovathon Days 2024) yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. “Untuk itu, setiap tahun Pemerintah Kota Cimahi menyelenggarakan Kompetisi Inovasi Cimahi Motekar Awards (Chima) sebagai wadah apresiasi bagi para inovator dan sebagai media tumbuh berkembangnya inovasi di Kota Cimahi,” beber Dikdik. Ia pun menghimbau sekaligus mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat di Kota Cimahi untuk dapat berpartisipasi pada ajang kompetisi Inovasi Chima Awards Tahun 2024. (Sinta)