Ngatiyana Walikota Cimahi Menyoroti Pentingnya Penataan Kawasan Kota

Ngatiyana Walikota Cimahi Menyoroti Pentingnya Penataan Kawasan Kota

REPUBLIKAN, Kota Cimahi – Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Tahun 2025 – 2029 RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Tahun 2026 Kota Cimahi.



Acara yang berlangsung di Cimahi Technopark, Cimahi Selatan pada Selasa (22/04/2025) ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, organisasi kebudayaan, organisasi keagamaan, LSM, komunitas ketenagakerjaan, media, serta lembaga pendidikan di Kota Cimahi.


  

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, didampingi Wakil Walikota Adhitia Yudisthira menyampaikan harapannya agar visi dan misi pemerintahannya bisa diwujudkan melalui RKPD tahun 2026 dan RPJMD. Ia bahkan berharap beberapa program bisa mulai berjalan lebih awal pada tahun 2025.



Ngatiyana menegaskan bahwa dirinya, bersama Wakil Wali Kota dan seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), berkomitmen penuh untuk membawa perubahan positif bagi Kota Cimahi.



“Hal ini tercermin dari kekompakan dan kerja sama antarkepala dinas yang semakin kuat dalam upaya mendorong kemajuan kota,” ucap Ngatiyana.



Ia menyebut penanganan sampah sebagai prioritas utama, terutama setelah terjadi lonjakan volume sampah pasca-Lebaran. Untuk itu, sejumlah langkah strategis telah disiapkan guna mengatasi persoalan ini.



“Selain itu, kami juga serius menangani kemacetan lalu lintas, khususnya di titik-titik rawan seperti Jalan Daeng Harja Kusuma,” tambahnya.



Ngatiyana juga menyoroti pentingnya penataan kawasan kota, seperti Pasar Antri, Alun-Alun Cimahi, dan penerangan jalan umum, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan masyarakat.



“Penataan ini semata-mata demi kepentingan warga Cimahi. Kami ingin memastikan fasilitas umum terjaga dan tidak disalahgunakan, termasuk oleh pedagang yang berjualan tanpa izin resmi,” tegasnya.



Ke depannya, Pemkot Cimahi juga berencana menata pelaku UMKM agar terpusat dalam satu area yang bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. Salah satu lokasi potensial yang disiapkan adalah kawasan Jalan Pacinan.



Menutup pernyataannya, Ngatiyana mengungkapkan rencana revitalisasi taman-taman kota yang dinilai kurang terawat.



“Kami akan benahi taman-taman kota, termasuk memperbaiki kondisi tank – tank yang ada di sejumlah lokasi,” tuturnya.[R]