Penyusunan RKPD 2027: Wali Kota Cimahi Tekankan Skala Prioritas dan Partisipasi Publik

Penyusunan RKPD 2027: Wali Kota Cimahi Tekankan Skala Prioritas dan Partisipasi Publik

Barometer Jabar, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Cimahi Tahun 2027. Acara yang berlangsung di Aula Gedung A Pemkot Cimahi ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, pada Jumat (23/01/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan bahwa partisipasi aktif masyarakat merupakan pilar utama dalam menyusun rencana pembangunan yang tepat sasaran.

RKPD Sebagai Kompas Pembangunan
Wali Kota menjelaskan bahwa RKPD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan pedoman strategis dalam menjalankan roda pemerintahan.

“RKPD ini adalah dokumen penting yang menjadi pedoman kita semua dalam menjalankan birokrasi dan pemerintahan selama satu tahun ke depan,” ujar Ngatiyana.

Evaluasi 2025 dan Tantangan Fiskal 2026
Beliau mengingatkan bahwa pada tahun 2025, Kota Cimahi berhasil merampungkan berbagai proyek strategis, baik pembangunan infrastruktur maupun program non-fisik yang berdampak langsung pada masyarakat. Namun, memasuki tahun 2026, tantangan baru muncul di sektor keuangan.

“Tahun 2026 ini, Kota Cimahi dihadapkan pada kondisi fiskal yang menantang. Oleh karena itu, kita perlu melakukan penekanan ketat pada prioritas pembangunan,” jelasnya.

Transparansi dan Keterlibatan Generasi Muda
Dalam forum tersebut, Pemkot Cimahi mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda, untuk menyampaikan aspirasi dan ide inovatif demi meningkatkan kualitas hidup warga.

Wali Kota juga menegaskan dua prinsip utama dalam pengelolaan anggaran:

Transparansi: Terbukanya informasi mengenai penggunaan dana daerah.

Akuntabilitas: Memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat.

“Kami ingin mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat. Saya memastikan bahwa setiap anggaran digunakan secara bertanggung jawab untuk kesejahteraan warga,” tambahnya.

Forum Konsultasi Publik ini diharapkan menjadi ruang dialog yang responsif dan efektif untuk merumuskan arah kebijakan Cimahi di masa depan.

"Mari kita satukan tekad dan langkah demi mewujudkan Kota Cimahi yang mantap dan masyarakat yang semakin sejahtera," pungkas Ngatiyana.