Isra Mi’raj Jadi Momentum Penguatan Spiritual dan Kebersamaan di Kota Cimahi

Isra Mi’raj Jadi Momentum Penguatan Spiritual dan Kebersamaan di Kota Cimahi

Citrapedia.id |Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menjadikan peringatan Isra Mi’raj

Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sebagai momentum penting untuk memperkuat

nilai spiritual, kebersamaan, serta refleksi diri dalam membangun kota. Kegiatan tingkat kota ini digelar di Masjid Agung Kota Cimahi, Kamis (22/1/2026), dan dihadiri

berbagai unsur pemerintahan serta tokoh masyarakat.

Wali Kota Cimahi, Letkol Ngatiyana, menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj tidak

sekadar menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi harus dimaknai sebagai

sarana peningkatan keimanan dan penguatan hubungan antara pemerintah

dengan masyarakat.

“Peringatan ini menjadi ruang refleksi bersama, bagaimana nilai-nilai keimanan

dapat diterjemahkan dalam kehidupan sosial dan kinerja pemerintahan sehari-hari,”

ujar Ngatiyana dalam sambutannya.

Menurutnya, peristiwa Isra Mi’raj mengandung pesan mendasar tentang kewajiban

shalat lima waktu yang menjadi pondasi pembentukan akhlak, kedisiplinan, serta

kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut, lanjut dia, sangat relevan untuk diterapkan

dalam tata kelola pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat.

Ngatiyana juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik

dan pembangunan karakter. Ia menilai, kemajuan infrastruktur harus berjalan seiring

dengan penguatan akhlak dan spiritualitas warga agar Cimahi tumbuh sebagai kota

yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga rukun dan sejahtera.

“Pembangunan tidak cukup hanya dengan beton dan aspal. Karakter, moral, dan

kebersamaan masyarakat harus menjadi fondasi utama,” katanya.

Selain itu, Wali Kota turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan

kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang belakangan terjadi. Ia

mengajak seluruh elemen untuk tetap waspada, disertai doa dan ikhtiar bersama

agar Kota Cimahi terhindar dari bencana.

Peringatan Isra Mi’raj ini dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala

perangkat daerah, camat, lurah, serta perwakilan Kementerian Agama, MUI, ulama,

tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, dan organisasi kemasyarakatan Islam Acara berlangsung khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz KH. Dudi

Mutaqin, M.Pd.I. dan Baba Feylian, Lc., M.A., yang mengajak jamaah meneladani

perjalanan spiritual Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan modern.

Melalui peringatan ini, Pemkot Cimahi berharap nilai-nilai religius semakin mengakar

dalam kehidupan masyarakat dan menjadi kompas moral dalam setiap langkah

pembangunan menuju Cimahi yang religius, aman, tertib, dan produktif.***Edza.