Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca, Bunda Literasi Ajak Anak Cimahi Jadikan Perpustakaan Ruang Belajar yang Menyenangkan
Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca, Bunda Literasi Ajak Anak Cimahi Jadikan Perpustakaan Ruang Belajar yang Menyenangkan
CIMAHI, SalZa News – Suasana Perpustakaan Umum Kota Cimahi, Jalan Pacinan No. 19, Kecamatan Cimahi Tengah, tampak berbeda pada Senin (14/9/2026). Keceriaan anak-anak mewarnai momentum Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca saat Bunda Literasi Kota Cimahi, Midjiati Ningsih, hadir didampingi Kepala Disarpusda Kota Cimahi, Dyah Ajuni Lukitosari, serta Kepala Bidang Perpustakaan Disarpusda Kota Cimahi, Rusli Sudarmadi.
Kehadiran mereka turut menghidupkan kegiatan Library Fun Day, yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Disarpusda) Kota Cimahi bersama Komunitas Hayu Maca dan Bunda Literasi. Sebanyak 129 anak, terdiri dari 50 anak TK dan 79 siswa SD, mengikuti berbagai kegiatan yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan.
Anak-anak diajak mendengarkan dongeng bersama Bunda Literasi dan Kang Idon, mengikuti fun game dan permainan kreatif, Library Fantastic Tour, membaca, hingga menikmati pemutaran film di mini cinema.
Bunda Literasi Midjiati Ningsih foto bersama siswa-siswi TK dan SD
Bunda Literasi Kota Cimahi, Midjiati Ningsih, mengaku senang dapat berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui kegiatan mendongeng sekaligus mengajak mereka memanfaatkan perpustakaan.
“Kami banyak bercerita bersama anak-anak. Tentunya kami juga mengajak mereka untuk datang ke Perpustakaan Kota Cimahi dan melakukan berbagai kegiatan yang positif. Tadi kami mendongeng bersama, kemudian ada juga pemutaran film yang bisa menjadi bagian dari kegiatan edukatif,” ujar Midjiati.
Ia juga mengapresiasi kondisi Perpustakaan Umum Kota Cimahi yang dinilainya kondusif untuk kegiatan anak.
“Alhamdulillah, saya melihat sendiri dengan mata kepala saya bahwa tempatnya sangat kondusif. Anak-anak juga terlihat senang dan bahagia karena di sini ada tempat untuk bercerita dan melakukan aktivitas membaca,” terangnya.
Menurut Midjiati, keberadaan mini cinema menjadi fasilitas yang menarik sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi anak-anak.
“Di sini juga ada ruangan tersendiri untuk melihat bioskop mini. Luar biasa, sudah rapi dan sangat bermanfaat untuk anak-anak,” katanya.
Ia menegaskan, budaya membaca perlu dibangun sejak dini dan dimulai dari lingkungan keluarga.
“Membaca merupakan salah satu pintu untuk membuka wawasan dan membangun karakter. Karena itu, budaya membaca perlu ditanamkan sejak dini dan dimulai dari keluarga. Anak-anak akan lebih mudah mencintai buku apabila mereka melihat orang-orang di sekitarnya juga senang membaca,” paparnya.
Midjiati juga berharap kunjungan sekolah ke perpustakaan dapat dilakukan secara rutin dan terjadwal agar semakin banyak siswa memperoleh kesempatan memanfaatkan fasilitas tersebut.
“Harapannya tentunya harus dijadwalkan, supaya setiap sekolah bisa mendapatkan jadwal untuk berkunjung,” ungkapnya.
Ia pun mengajak anak-anak Kota Cimahi menjadikan perpustakaan sebagai salah satu tempat belajar dan berkegiatan.
“Ayo anak-anak Kota Cimahi, mari kita berkunjung ke Perpustakaan Kota Cimahi. Di sini banyak sekali pembelajaran mengenai pendidikan dan banyak kegiatan,” seru Midjiati.
Dari kiri ke kanan, Kepala Disarpusda Dyah, Kang Idon, dan Bunda Literasi Midjiati Ningsih
Sementara itu, Kepala Disarpusda Kota Cimahi, Dyah Ajuni Lukitosari, S.T., M.T., M.Sc., mengatakan Library Fun Day dihadirkan untuk membangun suasana baru dalam mengenalkan perpustakaan kepada masyarakat, khususnya anak-anak.
“Library Fun Day kami hadirkan sebagai ruang yang menyenangkan bagi masyarakat untuk datang dan beraktivitas di perpustakaan. Kami ingin membangun kesan bahwa perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan dan membaca buku, tetapi juga menjadi ruang interaksi, kreativitas, pembelajaran, dan pengembangan potensi masyarakat,” tuturnya.
Menurut Dyah, perpustakaan kini menyediakan beragam aktivitas yang dapat membuat anak merasa nyaman dan tertarik untuk datang kembali.
“Di perpustakaan tidak hanya membaca buku, tetapi juga ada fun game, permainan kreatif dan menonton bioskop,” ujarnya.
Dyah juga mengajak anak-anak agar tidak menjadikan kunjungan ke perpustakaan hanya sebagai kegiatan sesaat.
“Jangan cukup sekali datang ke perpustakaan. Nanti sering ke perpustakaan karena banyak aktivitas buat adik-adik semuanya di sini,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak juga diajak menjaga kebersihan lingkungan perpustakaan, termasuk membiasakan memilah sampah organik dan anorganik.
Disarpusda, lanjut Dyah, juga memiliki layanan perpustakaan keliling yang dapat mendatangi sekolah-sekolah, terutama sekolah yang belum memiliki perpustakaan.
Dukungan terhadap kegiatan literasi juga datang dari Kepala SDN Harapan 2 Cimahi, Siti Rahayu, S.Pd. Ia mengatakan kunjungan ke perpustakaan merupakan bagian dari program sekolah dalam meningkatkan literasi siswa.
“Alhamdulillah hari ini bisa melaksanakan kunjungan ke perpustakaan. Ini mungkin kunjungan yang kedua, karena sebelumnya pada Kamis, 10 September 2026, kita sudah melaksanakan kunjungan untuk kelas 4, 5, dan 6. Alhamdulillah hari ini untuk kelas 1, 2, dan 3,” ucap Siti.
Siti menjelaskan, sekolahnya belum memiliki perpustakaan karena keterbatasan ruang. Untuk mendukung kegiatan membaca, pihak sekolah memanfaatkan pojok baca yang tersedia di kelas-kelas.
“Sekolah sendiri belum memiliki perpustakaan karena kondisi ruangannya kurang, sementara untuk kelas juga masih kurang. Sehingga kami memanfaatkan pojok baca di kelas-kelas untuk kegiatan literasi atau perpustakaan,” terangnya.
Menurut Siti, kunjungan ke perpustakaan umum menjadi salah satu alternatif penting bagi sekolah untuk memberikan pengalaman literasi yang lebih beragam kepada siswa.
“Kami sangat senang mengikuti dan melaksanakan kegiatan ini karena ini merupakan salah satu program sekolah dalam peningkatan literasi sekolah,” katanya.
Siti menambahkan, kunjungan siswa dilakukan secara bertahap agar kegiatan berlangsung efektif tanpa mengganggu proses pembelajaran secara keseluruhan. Antusiasme siswa pun terlihat selama mengikuti rangkaian Library Fun Day.
“Respon anak-anak sangat baik ketika kami ajak kesini, mereka bersemangat, dan setiap kegiatannya diikuti dengan senang,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat baca siswa dan mendorong mereka untuk lebih sering membaca.
“Mudah-mudahan kegiatan ini juga akan meningkatkan literasi anak-anak, meningkatkan bacaan. Saya harap anak-anak membaca juga lebih baik, sehingga semangat untuk lebih banyak membaca,” harapnya.
1005076700 150kb
Kang Idon bersama Bunda Literasi
Di sisi lain, Donny Safari atau yang akrab disapa Kang Idon dari Komunitas Hayu Maca, menilai kolaborasi dalam Library Fun Day menjadi langkah positif untuk menghidupkan suasana perpustakaan sebagai ruang publik yang dekat dengan masyarakat.
“Kami sangat senang dapat berkolaborasi dalam Library Fun Day. Perpustakaan bukan hanya tentang buku, tetapi juga tentang manusia, interaksi, kreativitas, dan bagaimana pengetahuan bisa memberikan manfaat bagi kehidupan. Karena itu, kami ingin mengajak masyarakat untuk datang ke perpustakaan dengan suasana yang lebih santai, menyenangkan, dan penuh aktivitas positif,” ungkapnya.
Ia berharap semangat literasi tidak berhenti pada momentum Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca, tetapi terus menjadi gerakan bersama.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini tidak berhenti pada momentum Hari Kunjung Perpustakaan saja. Semangat membaca dan berkegiatan di perpustakaan harus terus kita hidupkan bersama,” pungkasnya.
(Sinta)