Akademi Persib Cimahi U13 Bidik Gelar Juara Dunia, Wali Kota Lepas Kontingen ke Gothia Cup 2026 di Swedia
Akademi Persib Cimahi U13 Bidik Gelar Juara Dunia, Wali Kota Lepas Kontingen ke Gothia Cup 2026 di Swedia
Gentra Jabar, KOTA CIMAHI – Semangat dan optimisme mengiringi langkah Akademi Persib Cimahi U13 yang kembali dipercaya mewakili Indonesia pada ajang sepak bola usia muda terbesar di dunia, Gothia Cup 2026 di Swedia. Sebelum bertolak ke Eropa, para pemain muda dilepas secara resmi oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Cimahi, Kamis (9/7/2026).
Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Satu per satu pemain bersalaman dengan Wali Kota sebagai simbol doa dan dukungan agar mampu mengharumkan nama Kota Cimahi, Jawa Barat, hingga Indonesia di panggung internasional.
Dalam sambutannya, Ngatiyana menyampaikan apresiasi atas pencapaian Akademi Persib Cimahi yang kembali mendapat kepercayaan tampil di Gothia Cup. Menurutnya, keikutsertaan dalam turnamen yang diikuti ratusan negara merupakan sebuah prestasi sekaligus kebanggaan bagi Kota Cimahi.
"Alhamdulillah kontingen ini akan mewakili Cimahi, Jawa Barat bahkan Indonesia untuk berangkat ke Swedia. Ada 178 negara yang ikut dalam pertandingan. Ini bukan sekadar turnamen, tetapi panggung dunia," ujar Ngatiyana.
Ia berharap Akademi Persib Cimahi mampu mengulang kesuksesan tahun sebelumnya. Pada Gothia Cup edisi 2025, Akademi Persib Cimahi berhasil mencatat sejarah dengan meraih gelar juara dunia di kategori usia 13 tahun.
"Mengingat tahun kemarin Akademi Persib Cimahi mendapatkan juara satu, ranking satu dunia di Swedia dalam Gothia Cup, mudah-mudahan tahun 2026 kembali diraih oleh Cimahi, khususnya Indonesia, dan membawa hasil yang maksimal," katanya.
Ngatiyana juga berpesan agar seluruh pemain menjaga disiplin, kesehatan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti kompetisi. Ia menilai para pemain muda tersebut merupakan aset sepak bola masa depan yang berpotensi menjadi tulang punggung Persib maupun Tim Nasional Indonesia.
"Kita bangga punya atlet-atlet usia tiga belas tahun yang akan mewakili Kota Cimahi. Jaga nama baik daerah dan bangsa, jaga kesehatan, tampilkan kemampuan terbaik, dan bertanding dengan penuh semangat. Semoga kembali ke Indonesia dengan membawa prestasi," tegasnya.
Ketua Akademi Persib Cimahi, Amrullah, menjelaskan bahwa keberangkatan tahun ini bukan merupakan hadiah karena status sebagai juara bertahan. Seluruh proses harus dilalui kembali melalui tahapan seleksi yang ketat.
Menurutnya, skuad yang diberangkatkan ke Gothia Cup 2026 merupakan generasi baru karena para pemain yang menjadi juara dunia tahun lalu kini telah naik kelompok usia sehingga tidak lagi memenuhi syarat mengikuti kategori U13.
"Tahun kemarin yang berangkat usianya 13 tahun, sekarang sudah 14 tahun sehingga tidak bisa ikut lagi. Jadi untuk bisa berangkat lagi bukan karena status juara bertahan. Kami mengikuti seluruh proses seleksi kembali bersama generasi yang sekarang," jelas Amrullah.
Ia mengungkapkan, Akademi Persib Cimahi berhasil mengamankan tiket ke Swedia setelah menjadi juara tingkat Jawa Barat dan kemudian menjuarai kompetisi tingkat nasional. Prestasi tersebut membuat PSSI kembali menunjuk Akademi Persib Cimahi sebagai wakil Indonesia di Gothia Cup 2026.
"Alhamdulillah kami bisa berangkat karena menjadi juara Jawa Barat dan juara nasional, sehingga kembali dipercaya oleh PSSI untuk mewakili Indonesia," ujarnya.
Kontingen yang diberangkatkan berjumlah 18 pemain. Sebanyak 12 pemain merupakan hasil pembinaan murni Akademi Persib Cimahi, sementara enam pemain lainnya direkrut berdasarkan hasil pemantauan terhadap pemain-pemain terbaik pada ajang kejuaraan nasional. Salah satunya berasal dari Lombok.
Amrullah juga mengungkapkan bahwa dua pemain dalam skuad saat ini merupakan bagian dari tim juara dunia tahun lalu. Saat itu keduanya masih berusia 12 tahun dan kini menjadi pemain inti yang diharapkan mampu membawa pengalaman berharga bagi rekan-rekannya.
"Perjalanan menuju Gothia Cup memang cukup panjang. Tidak serta-merta karena kami juara bertahan langsung berangkat. Kami kembali mengikuti seluruh tahapan seleksi hingga akhirnya dipercaya lagi mewakili Cimahi, Jawa Barat, dan Indonesia," tuturnya.
Mengusung status juara bertahan, Akademi Persib Cimahi U13 menargetkan mampu mempertahankan gelar juara dunia pada Gothia Cup 2026. Target tersebut diiringi harapan besar dari Pemerintah Kota Cimahi dan masyarakat agar para pemain muda mampu kembali mengibarkan Merah Putih di panggung sepak bola internasional.
Dukungan penuh dari pemerintah daerah, PSSI, keluarga, dan masyarakat diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi para pemain untuk kembali mengukir sejarah serta membuktikan bahwa Cimahi terus melahirkan bibit-bibit pesepak bola berprestasi yang mampu bersaing di tingkat dunia.