Cimahi Menari, Kala 1.600 Penari Kompak Tampilkan Tarian Indah di Alun-alun Kota Cimahi

Cimahi Menari, Kala 1.600 Penari Kompak Tampilkan Tarian Indah di Alun-alun Kota Cimahi

Ribuan penari menampilkan tarian yang indah saat menunjukan kemampuannya pada event Cimahi Menari bertajuk Cimahi Ngibing Kiwari 2024 yang digelar di Alun-alun Kota Cimahi, Minggu (28/4/2024). Dengan memakai busana tradisional, para penari yang didominasi perempuan tersebut tampak begitu piawai menggerakkan tubuhnya secara kompak hingga menjadi sebuah tarian yang indah dan memukau ribuan penonton. Warga yang memadati Alun-alun Kota Cimahi tampak terpukau dengan penampilan mereka, bahkan suara musik tradisional yang mengiringi ribuan penari itu beriringan dengan suara gemuruh dan tepuk tangan dari penonton. "Senang sekali bisa terlibat dalam acara ini, sebelumnya saya sudah persiapan matang seperti latihan rutin," ujar penari dari Sanggar Tari Raisa Fitria Padasuka, Nazwa Putri Darmawan (15) saat ditemui Alun-alun Cimahi, Minggu (28/4/2024). Dalam kesempatan tersebut, Nazwa menampilkan tarian Kiwarin, Ketuk Tilu, Nusantara, dan Oratorium. Namun, saat tampil di tengah ribuan orang, dia merasa grogi karena persiapan yang untuk acara ini terbilang mepet. "Grogi banget meski sebelumnya pernah ikut juga acara seperti ini, cuma tetap kalau grogi ada apalagi di umum yang penontonnya banyak," katanya. Penari yang lainnya, Najlan (12) siswi SMPN 2 Cimahi, mengatakan tertarik mengikuti event Cimahi Menari tersebut karena banyak tarian-tarian nusantara yang dipertunjukkan. Dengan adanya event Cimahi Menari tersebut, Najlan ingin bisa mengetahui banyak tarian dari daerah di Indonesia dan memiliki banyak teman serta menambah ilmu, sehingga ia langsung daftar dan menyiapkan kostum. "Untuk kostum sekarang kita pakai pakaian adat dari Padang, kita ada empat personel dari sanggar dengan waktu latihan hampir dua minggu," katanya. Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi mengatakan, event Cimahi Menari bertajuk Cimahi Ngibing Kiwari tersebut diikuti sebanyak 1.600 penari dan tercatat ada 2.300 penonton yang menyaksikan penampilan mereka. "Tadi mereka menampilkan beberapa tarian nusantara sebagai bentuk kebanggaan kita untuk menunjukkan bahwa Cimahi sangat mengedepankan seni tari ini," ujar Dicky. Ia mengatakan, penari yang terlibat dalam event ini dari semua sanggar yang ada di Kota Cimahi, beberapa organisasi masyarakat, Pemkot Cimahi, TP PKK, Dharma Wanita dan perwakilan para penari profesional dari 23 provinsi. Diadakannya event Cimahi Menari tersebut, kata dia, untuk memperingati Hari Tari Sedunia yang jatuh pada 29 April 2024, lalu untuk membranding Kota Cimahi, dan sebagai upaya untuk melestarikan seni budaya. "Ke empat dengan tari ini tentunya menjadi bahasa bagi semua masyarakat tanpa memandang siapa, latar belakangnya, bagaimana kedudukannya, asal muasalnya dan sebagainya," katanya. Event Cimahi Menari tersebut dimeriahkan dengan penampilan tarian kolosal, oratorium Tari Cimahi Campernik, Tjimahi Gamelan Orchestra, Workshop Tari Kiwari, dan Cimahi Street Carnival. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran bintang tamu penari Sandrina Mazaya dan dipandu oleh para pemain sinetron Preman Pensiun Saep Copet dan Junaedi.



sumber: https://jabar.tribunnews.com/2024/04/28/cimahi-menari-kala-1600-penari-kompak-tampilkan-tarian-indah-di-alun-alun-kota-cimahi