Liga Jabar Istimewa Usai! Walikota Cimahi Apresiasi Semua Tim Peserta

Liga Jabar Istimewa Usai! Walikota Cimahi Apresiasi Semua Tim Peserta

Cimahi - Bertempat di Stadion Sangkuriang Kota Cimahi gelaran Liga Jabar Istimewa Piala Wali Kota Cimahi secara resmi ditutup pada Minggu (17/05/2026).

Gelaran kerja bareng Pemerintah Kota Cimahi bersama PSSI Kota Cimahi itu berlangsung meriah dan menjadi ajang pembinaan talenta muda sepak bola yang cukup mendapat perhatian besar dari masyarakat.

Dalam sesi penutupan kompetisi dihadiri langsung oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama jajaran DPRD Kota Cimahi, pengurus PSSI, KONI, perangkat daerah, para orang tua, hingga ratusan atlet sepak bola usia dini dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB).

Dalam sambutannya, Walikota Cimahi mengaku bersyukur pada akhirnya dapat hadir langsung di tengah masyarakat setelah sebelumnya sempat menjalani masa pemulihan kesehatan sehingga tidak bisa mengikuti pembukaan turnamen beberapa waktu yang lalu.

“Alhamdulillah hari ini saya bisa hadir bersama masyarakat Kota Cimahi setelah lebih dari dua bulan mendapat ujian kesehatan. Saya yakin hanya Allah yang memberikan pertolongan,” ungkapnya

Menurut Walikta Cimahi kompetisi sepak bola usia dini tidak boleh berhenti hanya sebagai ajang pertandingan semata,

Ngatiyana menilai turnamen seperti ini harus menjadi bagian penting dari pembinaan olahraga berkelanjutan guna melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Cimahi.

“Tujuan kegiatan ini adalah mencari bibit-bibit unggul yang nantinya dapat mewakili Kota Cimahi di bidang olahraga sepak bola,”terangnya.

Ngatiyana juga memberikan pesan khusus kepada para pemain muda agar terus menanamkan rasa cinta terhadap Kota Cimahi. Ia menyebut para atlet muda sebagai duta daerah yang kelak akan membawa nama baik kota di tingkat yang lebih tinggi.

“Kalian adalah duta-duta sepakbola Kota Cimahi. Jadilah pejuang sejati yang mencintai kotanya dan terus menjaga sportivitas,” imbuhnya.

Selain soal prestasi, Ngatiyana menekankan bahwa sepak bola juga menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda. Ia mengingatkan pentingnya mental kuat saat menghadapi kekalahan serta sikap rendah hati ketika meraih kemenangan.

“Karakter untuk bangkit saat kalah dan tetap rendah hati saat menang itulah yang harus dibangun. Juara sejati bukan hanya yang berdiri di podium, tetapi mereka yang mampu menjaga sikap dan terus belajar,”tambahnya

Lanjut Ngatiyana,Ia akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga secara terarah dan berkelanjutan sebagai investasi penting bagi masa depan generasi muda.