Antisipasi Campak, Dinkes Cimahi Himbau Warga Lakukan Imunisasi-Vaksin MR

Antisipasi Campak, Dinkes Cimahi Himbau Warga Lakukan Imunisasi-Vaksin MR

Cimahi-Bedanews.com

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi menghimbau masyarakat untuk melakukan  imunisasi atau vaksin MR bagi anaknya. Himbauan disampaikan  menyusul munculnya ratusan kasus dugaan campak. Tercatat sebanyak 155 kasus suspek terdeteksi, namun hanya 16 orang yang dipastikan positif setelah melalui uji laboratorium.


Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati, mengungkapkan bahwa data tersebut berasal dari laporan sejumlah rumah sakit di wilayah Kota Cimahi. Ia menegaskan, pasien yang tercatat tidak seluruhnya warga Cimahi, melainkan juga berasal dari luar daerah yang menjalani perawatan di kota tersebut.


“Dari 155 suspek, yang sudah terkonfirmasi positif ada 16 orang. Tapi itu bukan hanya warga Cimahi, ada juga pasien dari luar daerah. Saat ini semuanya sudah sembuh,” ujar Mulyati. Fakta dilapangan terungkap dari 16 pasien positif, sebanyak 15 orang diketahui belum pernah mendapatkan imunisasi campak atau vaksin MR (Measles-Rubella). Kondisi ini menjadi perhatian serius Dinkes Cimahi.Mulyati menegaskan bahwa imunisasi merupakan langkah paling efektif untuk mencegah penyebaran campak, terutama pada anak-anak.


“Sebagian besar yang terpapar ternyata belum diimunisasi. Ini yang jadi perhatian kita bersama. Orang tua harus memastikan anaknya mendapat vaksin MR,” jelasnya.


menurutnya, Imunisasi campak diberikan dalam beberapa tahap, dimulai saat bayi berusia 9 bulan, dilanjutkan booster pada usia 18 bulan, serta usia 5 hingga 7 tahun melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).


Capaian imunisasi di Kota Cimahi terbilang tinggi, pada tahun 2025, cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) telah melampaui angka 95 persen.Masyarakat diimbau untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna mencegah penularan. “Biasakan menutup mulut saat batuk, rajin mencuci tangan, serta hindari kontak dengan orang yang mengalami gejala demam dan ruam. Ini penting untuk memutus rantai penularan,” pungkasnya.


Campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dari genus Morbillivirus dalam famili Paramyxoviridae. Penyakit ini sangat mudah menyebar, terutama pada anak-anak yang belum memiliki kekebalan tubuh.*** HG