Awal Tahun 2025, Cimahi Catat 4 Kasus DBD

Awal Tahun 2025, Cimahi Catat 4 Kasus DBD

KBRN, Cimahi: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi melaporkan empat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga Rabu, 15 Januari 2025. Jumlah ini tercatat pada awal tahun 2025.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini, mengungkapkan perubahan iklim menjadi salah satu faktor penyebab peningkatan kasus tersebut. 

Cuaca yang tidak menentu, dengan hujan mendadak di tengah musim kemarau, memicu terjadinya genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

"Perubahan iklim turut memengaruhi jumlah kasus DBD, tidak hanya di Cimahi, tetapi juga di wilayah lain. Cuaca yang berubah-ubah sering kali menciptakan genangan air, tempat berkembang biak nyamuk," jelas Dwihadi saat diwawancarai RRI, Rabu (15/1/2025).

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Kota Cimahi mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). 

Masyarakat juga disarankan menanam tanaman pengusir nyamuk, seperti lavender, daun sirih, dan daun mint, guna mengurangi risiko penyebaran penyakit.

Selain itu, Dwihadi menganjurkan pemeliharaan ikan di bak penampungan air yang sulit dijangkau, seperti ikan cupang, mujair, dan ikan mas, untuk mengendalikan jentik nyamuk. 

"Ikan-ikan ini efektif mengurangi jumlah jentik nyamuk sehingga membantu mencegah penyebaran DBD," tambahnya.

Langkah-langkah pencegahan ini diharapkan dapat menekan angka kasus DBD di Cimahi, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan tetap bersih dan bebas dari genangan air.


Sumber: RRI.co.id