Banyak Anak di Cimahi Belum Diimunisasi, Waspada Ada Kejadian Luar Biasa

Banyak Anak di Cimahi Belum Diimunisasi, Waspada Ada Kejadian Luar Biasa

PIKIRAN RAKYAT - Menurunnya cakupan imunisasi tahun 2020-2023, dampak dari pandemi Covid-19, menyebabkan kasus Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) muncul di Kota Cimahi. Untuk itu, Pemkot Cimahi mendukung Pekan Imunisasi Dunia (PID) untuk mengejar ketertinggalan cakupan imunisasi dasar anak. “Terjadinya peningkatan kasus PD3I, disebabkan akumulasi anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Ini sangat berpotensi menyebabkan KLB PD3I,” sebut Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi Dicky Saromi, Rabu, 1 Mei 2024. Pemkot Cimahi menggencarkan imunisasi anak. Imunisasi merupakan upaya preventif atau pencegahan penyakit menular yang bertujuan untuk melindungi masyarakat, terutama usia anak dari penularan PD31. Selain itu, imunisasi dapat menurunkan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat PD3I yang angka kejadiannya masih cukup tinggi sehingga dapat mencegah munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB) di Indonesia. “Pemberian imunisasi lengkap rutin berguna untuk memberi perlindungan menyeluruh terhadap penyakit-penyakit berbahaya. Dengan memberikan imunisasi sesuai jadwal, tubuh bayi dirangsang untuk memiliki kekebalan sehingga tubuhnya mampu bertahan melawan serangan penyakit berbahaya,” katanya. Untuk mewujudkan cakupan imunisasi yang maksimal diperlukan upaya bersama dan dukungan dari seluruh lintas sektor terkait. Terutama penyebaran informasi kepada masyarakat akan pentingnya imunisasi dalam program PID demi tercapainya cakupan program imunisasi dasar lengkap dan imunisasi rutin lengkap yang tinggi dan merata juga terbebas dari penyakit PD3I di Kota Cimahi. “Mari bersama-sama melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular ini agar masyarakat Kota Cimahi dan sekitarnya sehat dan menjadi manusia yang berkualitas dengan mensukseskan PID tingkat Kota Cimahi,” ucapnya. Dinkes gencarkan imunisasi Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi Mulyati mengatakan, Dinkes Kota Cimahi menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka PID tahun 2024. Mulai dari Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari) untuk bayi dan balita usia 0-59 bulan yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap diselenggarakan 22-28 April 2024 serentak di seluruh unit kesehatan Kota Cimahi. Pengentrian hasil cakupan ke dalam Aplikasi Sehat Indonesiku (ASIK) pada dashboard ASIK tahun 2023, dan cakupan tahun 2024 s.d bulan Maret, serta seminar dengan tema “Review Penguatan Program Imunisasi Dasar Lengkap dan Universal Child Immunization” di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi. “Tujuan diselenggarakannya PID tingkat Kota Cimahi untuk mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) PD3I dengan meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi dan balita,” ujarnya. Sasaran program Penari yaitu bayi atau balita dari usia 0-59 bulan yang belum mendapat imunisasi lengkap. Jenis penyakit pada anak usia dibawah 5 tahun yang dapat dicegah melalui imunisasi yakni penyakit Difteri, Pertusis, Tetanus, Polio,Campak, Rubella, Hepatitis b, dan TBC. Adapun layanan jenis vaksin imunisasi yang diberikan yakni, imunisasi HBO, DPT, IPV, Rotavirus, PCV,Polio tetes, BCG, dan MR.