Dinkes Cimah :Cegah Kanker Payudara Sejak Dini Wajib Dilakukan Perempuan Diusia Rentan
Dinkes Cimah :Cegah Kanker Payudara Sejak Dini Wajib Dilakukan Perempuan Diusia Rentan
KOMPAS86ID.COM
CIMAHI - Skrining kanker payudara penting dilakukan sebagai upaya pencegahan deteksi dini sekaligus meningkatkan peluang kesembuhan. Memeriksakan diri secara rutin, terutama bagi wanita direntan usia 40+ atau punya riwayat keluarga kanker payudara, aktif memeriksakan diri dan mammografi deteksi sejak dini.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi menekankan menekankan pentingnya kesadaran akan skrining dan deteksi dini sebagai langkah utama menekan angka kematian akibat kanker ini. Skrining berperan besar dalam menemukan kanker payudara pada stadium awal ketika peluang kesembuhan masih tinggi.
"Kami menyampaikan informasi penting agar para perempuan untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Kemudian kalau ada keluhan-keluhan langsung bisa menghubungi pihak tenaga kesehatan di Puskesmas atau di fasilitas kesehatan lainnya seperti itu," imbuh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian pada Dinkes Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini di Puskesmas Leuwigajah, pada Rabu 10/12/2025).
Berdasarkan data Dinkes Kota Cimahi tahun 2024, kanker payudara di Kota Cimahi tercatat ada 107 orang. Dwihadi mengatakan, kanker payudara merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan membutuhkan penanganan yang komperhensif.
"Iya (107 kasus), jadi ada yang memang mereka langsung periksa ke dokter, ada yang mereka juga menemukan misalnya benjolan terus mereka ke konsul ke Puskesmas seperti itu dan dilakukan rujukan ke dokter Onkologi di Rumah Sakit Cibabat atau di rumah sakit lainnya," jelas Dwihadi.
Dirinya membeberkan, penyebab kanker payudara ini 40 persen karena ada riwayat keturunan. Selain itu ada juga akibat konsumsi makanan-makanan yang banyak mengandung bahan pengawet dan asap rokok yang mengandung karsinogenik yang memicu kanker.
"Jadi kita lebih mencegah untuk masyarakat itu melakukan deteksi dini khususnya para kaum perempuan untuk melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko dari kanker payudara ini," tegas Dwihadi.
Baca Juga:
Pemkot Cimahi Siapkan 15 Bus “Mudik Gratis” Cek Cara Daftar melalui Ponsel
Kemudian prilaku pola hidup bersih dan sehat (PHBS) menurut Dwihadi sangat penting dalam upaya mencegah kanker payudara. Sedangkan untuk penanganan jika sudah terkena kanker payudara biasanya tergantung hasil tes.
"Ada yang misalnya dilakukan dengan operasi, ada yang mungkin dengan kemoterapi atau ada yang dengan obat-obatan saja seperti itu," tandas dia. (One)**