Jalankan PKG di 13 Puskesmas, Pemkot Cimahi Evaluasi Proses Pendaftaran Supaya Tak Ribet

Jalankan PKG di 13 Puskesmas, Pemkot Cimahi Evaluasi Proses Pendaftaran Supaya Tak Ribet

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Cimahi bakal melakukan evaluasi pendaftaran program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) agar tak menyulitkan masyarakat saat daftar.

Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi Benny Bachtiar mengatakan dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala yang harus diperbaiki yakni seputar pendaftaran. Pihaknya meminta masyarakat untuk mendaftar secara online melalui aplikasi SatuSehat sehingga nantinya tidak perlu antre saat melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

"Ada beberapa hal yang menjadi evaluasi kami bagaimana mendorong masyarakat supaya mendaftarkan ini melalui aplikasi agar memudahkan, mereka tidak menunggun lama. Akan kami cari solusinya sehingga masyarakat yang datang langsung diperiksa, gak nunggu lama," kata Benny saat cek PKG di Puskesmas Cipageran, Senin 10 Februari 2025.

Pemkot Cimahi telah menyiapkan sebanyak 13 Puskesmas untuk program PKG. Program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto itu ditujukan untuk seluruh warga yang berulang tahun. Kegiatan ini menyedot animo masyarakat.

"Dalam rangka pemeriksaan kesehatan gratis yang diarahkan oleh Kemenkes, tentunya kita harus berpartisipasi. Animo masyarakat cukup luar biasa dan saya kira Puskemas cukup baik dalam memberikan pelayanan," kata Benny.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi Mulyati menambahkan semua Puskesmas di Kota Cimahi sudah diintruksikan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada seluruh warga Kota Cimahi yang berulang tahun.

"Pelayanannya berlaku di semua Puskesmas. Masyarakat bisa daftar lewat HP untuk memudahkan. Tapi kami juga sudah siapkan petugas untuk membantuk pendaftaran secara langsung di Puskesmas untuk mengantisipasi warga yang memang tidak bisa mengakses HP dan sebaginya," jelas dia.

Untuk tahap awal ini, kata dia, pihaknya akan melayani masyarakat yang berulang tahun dari bulan Januari, Februari dan Maret. Mulyati menegaskan program dari pemerintah pusat itu berlaku bagi semua usia.

"Pemeriksaannya tentu saja disesuaikan dengan usia. Misalnya yang anak balita itu tentu saja berbeda pemeriksananya dengan dengan usia produktif atau lansia. Tapi yang pastinya di setiap Puskesmas itu ruangan pemeriksaannya khusus, dipisahkan dengan ruangan pasien yang sakit," ujar Mulyati.

Dirinya juga menegaskan, pemeriksaan kesehatan gratis ini hanya untuk mendeteksi secara dini kondisi warga Kota Cimahi. Jika dalam proses skrining nantinya ditemukan terdapat gangguan kesehatan, maka akan ada tindakan lainnya baik menggunakan BPJS Kesehatan atau umum.

"Nantinya kalau masih bisa ditangani di Puskesmas langsung diobati. Tapi kalau tidak bisa, kita langsung rujuk ke rumah sakit," tandasnya. (ADV)