Ngatiyana Tekankan Standar Keamanan Pangan bagi Relawan SPPG

Ngatiyana Tekankan Standar Keamanan Pangan bagi Relawan SPPG

Limawaktu.id, Cimahi - Wali Kota Cimahi Ngatiyana memberikan arahan kepada relawan dan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Cimahi dalam kegiatan pelatihan keamanan pangan yang digelar secara daring.


Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Cimahi menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang pangan guna meningkatkan kapasitas relawan dan pengelola SPPG, khususnya dalam menjaga standar keamanan serta kualitas makanan yang disajikan kepada masyarakat.


“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan SPPG agar berjalan lebih profesional dan sesuai standar. Langkah ini dinilai penting mengingat peran SPPG dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah,” katanya, belum lama ini.



Dia menyebutkan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, angka stunting di Indonesia masih menjadi perhatian serius, meskipun menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, prevalensi stunting nasional tercatat berada di kisaran 21 persen, dan pemerintah menargetkan penurunan hingga 14 persen dalam beberapa tahun ke depan.


Selain itu, laporan Badan Pangan Nasional menekankan bahwa keamanan pangan menjadi faktor krusial dalam menjamin kualitas konsumsi masyarakat, terutama dalam program berbasis komunitas seperti SPPG. Pengelolaan makanan yang tidak memenuhi standar berisiko menimbulkan gangguan kesehatan, mulai dari keracunan hingga masalah gizi jangka panjang.


Di tingkat daerah, Pemerintah Kota Cimahi terus mendorong penguatan sistem pengawasan pangan, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan rutin. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memastikan setiap program pemenuhan gizi berjalan optimal dan tepat sasaran.


“Melalui pengelolaan yang baik dan profesional, kita ingin memastikan makanan yang diberikan memiliki kualitas tinggi serta gizi yang seimbang demi mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Ngatiyana.


Pemkot Cimahi berharap, dengan adanya pelatihan ini, seluruh relawan dan pengelola SPPG semakin memahami pentingnya penerapan standar keamanan pangan, sehingga mampu menghadirkan layanan yang aman, sehat, dan berkualitas bagi masyarakat.