"Pemkot Cimahi Gelar Program PENARI, Kejar Cakupan Imunisasi demi Generasi Sehat "

"Pemkot Cimahi Gelar Program PENARI, Kejar Cakupan Imunisasi demi Generasi Sehat "

CIMAHI, REALITAPUBLIK.COM – Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kesehatan meluncurkan Program Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI).

Program yang berlangsung pada 10–16 Agustus 2026 ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak memperoleh hak dasar atas perlindungan kesehatan, khususnya imunisasi.

Kegiatan ini menyasar seluruh bayi dan balita usia 0–59 bulan serta anak usia sekolah yang status imunisasinya belum lengkap di 15 kelurahan se-Kota Cimahi. Targetnya, sedikitnya 14 kelurahan mampu mencapai cakupan imunisasi minimal 93 persen sebagai syarat terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa imunisasi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, tangguh, dan berkualitas.

“Imunisasi bukan hanya melindungi satu anak, tetapi juga membentuk kekebalan masyarakat. Semakin tinggi cakupan imunisasi, semakin kecil risiko penyebaran penyakit menular,” ujar Ngatiyana dalam acara Gebyar PENARI tingkat Kota Cimahi di Kecamatan Cimahi Utara, Rabu (12/08/2026).

Menurutnya, momentum Hari Kemerdekaan menjadi saat yang tepat untuk memperkuat kepedulian terhadap kesehatan anak. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong menyukseskan program imunisasi.

“Menjaga kesehatan anak adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak para orang tua memastikan putra-putrinya memperoleh imunisasi sesuai jadwal agar tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh,” tambahnya.

Pelaksanaan Serentak dan Jemput Bola

Pelaksanaan imunisasi dalam program PENARI dilakukan secara serentak di seluruh fasilitas kesehatan, meliputi puskesmas, posyandu, rumah sakit, klinik, praktik dokter mandiri, praktik bidan, serta jejaring fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Tidak hanya menunggu kehadiran masyarakat, tenaga kesehatan bersama kader Posyandu dan pemerintah kewilayahan juga melakukan penelusuran aktif ke lingkungan permukiman. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi anak-anak yang belum melengkapi status imunisasinya agar tidak ada satu pun anak yang tertinggal.

Perkuat Perlindungan lewat BIAS Tahap I

Selain Program PENARI, Pemerintah Kota Cimahi juga memperkuat perlindungan kesehatan anak melalui pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahap I selama Agustus 2026 di seluruh SD dan SMP sederajat se-Kota Cimahi.

Program BIAS menyasar:

· Siswa kelas 1 SD untuk pemberian imunisasi Campak-Rubela (MR),
· Siswi kelas 5 SD untuk vaksin Human Papillomavirus (HPV) sebagai langkah pencegahan kanker serviks,
· Siswi kelas 6 SD dan kelas 9 SMP melalui imunisasi kejar HPV bagi yang belum menerima vaksin saat di kelas 5 SD.

Dengan tingginya cakupan imunisasi, diharapkan risiko terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi dapat ditekan. Pemerintah Kota Cimahi berharap program ini mampu mencetak generasi yang sehat, aktif, dan produktif.