Diskominfo Rumuskan Arah Kerja Wujudkan Smart City 2027
Diskominfo Rumuskan Arah Kerja Wujudkan Smart City 2027
KOMPAS86ID.COM
CIMAHI - Guna mewujudkan layanan informasi yang terintegrasi secara utuh, mudah diakses dan akurat secara digital. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi gelar Forum Perangkat Daerah (FGD) di Command Center Pemerintah Kota Cimahi, Selasa (10/2).
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, dengan tegas mengatakan pembangunan Kota Cimahi ke depan harus berlandaskan keterbukaan informasi dan kolaborasi lintas sektor
Adhitia mengapresiasi kerja Diskominfo yang dinilai berhasil membangun fondasi infrastruktur digital yang solid, termasuk integrasi 144 aplikasi layanan pemerintahan ke dalam sistem single sign-on di dalam aplikasi Lapakami dan Poladkami. Keberhasilan kanal layanan 112 dan WA Mantap dinilai telah membuka ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan warga.
Kekuatan infrastruktur belum akan berdampak maksimal tanpa sistem distribusi informasi yang efektif dan masif. Menurut adhitia informasi tentang program, kebijakan, dan kinerja pemerintah harus benar-benar sampai ke masyarakat secara luas, akurat, dan berkelanjutan.
“Apa yang sudah dilakukan oleh Wali Kota dan pemerintah kota harus sampai ke masyarakat, sambil kita memerangi musuh bersama di era digital, yaitu hoaks,” ujarnya.
Adhitia menjelaskan, dengan luas wilayah yang hanya 42 km2, tiga kecamatan, dan 15 kelurahan, Kota Cimahi dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi laboratorium kota pintar (smart city) di tingkat nasional. Ia juga mendorong penguatan peran Command Center sebagai pusat koordinasi, komunikasi, dan pengambilan keputusan lintas sektor.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi, Ahmad Saefulloh, menyampaikan bahwa Diskominfo telah menetapkan lima isu strategis periode 2025–2029.
“Isu strategis Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi periode 2025–2029 mencakup lima fokus utama, yaitu optimalisasi implementasi SPBE, penguatan keterbukaan informasi publik melalui peningkatan kualitas, akurasi, dan transparansi informasi publik, serta optimalisasi penyelenggaraan keamanan persandian untuk keamanan informasi,” ujar Ahmad.
“Selain itu, Diskominfo juga memfokuskan pada penguatan layanan statistik sektoral yang akurat dan dapat diandalkan sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan partisipatif,” tambahnya.
Forum Perangkat Daerah Diskominfo Kota Cimahi Tahun 2026 ini menjadi fondasi awal perumusan rencana kerja tahun 2027, yang diarahkan tidak hanya pada penguatan teknologi dan data, tetapi juga pada pembangunan ekosistem komunikasi publik yang partisipatif, transparan, dan kolaboratif demi terwujudnya Cimahi sebagai kota cerdas, terbuka, dan tanpa sekat dengan masyarakatnya. (One)*