Pemkot Cimahi Percepat Transformasi Digital, Peringkat SPBE Terus Melaju
Pemkot Cimahi Percepat Transformasi Digital, Peringkat SPBE Terus Melaju
REALITA PUBLIK,- Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat transformasi digital menuju smart city. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tim Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang digelar di Ballroom Mal Pelayanan Publik, Kamis (2/10/2025).
Acara yang dihadiri seluruh perangkat daerah, akademisi, dan perwakilan provinsi ini menggarisbawahi kolaborasi sebagai kunci keberhasilan.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyatakan bahwa penerapan SPBE bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi telah menjadi kebutuhan nyata.
“Penerapan SPBE agar layanan publik lebih cepat, transparan, dan efisien. Ini adalah mandat nasional yang kita jalankan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Komitmen tersebut telah membuahkan hasil nyata. Pada 2024, Kota Cimahi berhasil meraih Indeks SPBE sebesar 4,15 dan menduduki peringkat kelima terbaik untuk kategori kabupaten/kota di Jawa Barat.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti komitmen Cimahi dalam mengimplementasikan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik,” ungkap Wali Kota.
Efisiensi Anggaran dan Pelayanan yang Semakin Dekat
Ngatiyana juga menekankan dampak positif digitalisasi terhadap efisiensi anggaran dan efektivitas kerja. Melalui pemanfaatan sistem elektronik, berbagai kegiatan seremonial dapat dialihkan menjadi pertemuan daring yang lebih hemat namun tetap produktif.
“Digitalisasi kita kedepankan agar pelayanan semakin dekat dengan masyarakat, cepat, dan transparan. Integrasi sistem ini kunci utamanya,” tegasnya.
Dalam penutup sambutannya, Wali Kota menghimbau seluruh jajaran pemerintah untuk bersinergi.
“Tidak ada satu pun pihak yang bisa bekerja sendiri. Kolaborasi pemerintah, akademisi, masyarakat, dan dunia usaha sangat diperlukan. Dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, Cimahi siap menjadi kota dengan tata kelola digital yang modern,” tegasnya.
Kolaborasi Lintas OPD Kunci Peningkatan Indeks
Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi, Hendra Gunawan, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan SPBE adalah hasil kerja kolektif.
“Indeks SPBE Kota Cimahi meningkat dari 4,02 pada 2023 menjadi 4,15 pada 2024. Pencapaian ini hasil sinergi semua OPD yang telah mengintegrasikan layanan digital masing-masing. Bukan hanya kerja Diskominfo semata,” jelas Hendra.
Ia menambahkan, pihaknya terus medorong lahirnya inovasi digital, baik untuk administrasi internal maupun pelayanan publik langsung kepada masyarakat. Inovasi Digital dan Jalan Menuju Smart City
Sejumlah inovasi digital telah diluncurkan untuk mempermudah masyarakat, di antaranya:
1. Portal PolaKami: Layanan publik terpadu.
2. Aplikasi PoladKami: Untuk administrasi internal pemerintahan.
3. WhatsApp Mantap (WA Mantap): Kanal layanan dan aduan masyarakat terpadu melalui WhatsApp.
Layanan ini memungkinkan warga Cimahi mengakses informasi, menyampaikan keluhan, dan mengurus administrasi tanpa harus datang ke kantor pemerintahan.
Ke depan, SPBE diharapkan menjadi pintu masuk menuju terwujudnya Cimahi Smart City. Untuk mendukung hal ini, Wali Kota menekankan perlunya penguatan payung hukum melalui Peraturan Daerah atau Peraturan Wali Kota, guna menghindari tumpang tindih dan pemborosan anggaran dalam integrasi data.
Rapat koordinasi ini juga menjadi forum sosialisasi arah baru evaluasi Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI) yang akan diterapkan pemerintah pusat mulai 2026. Dengan komitmen dan kolaborasi yang solid, Pemkot Cimahi optimis dapat terus mempercepat transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan publik, dan menjadi kota percontohan SPBE di Indonesia. (Dije)