Benny Bachtiar Fokus Tangani Sampah dan Kemacetan Cimahi

Benny Bachtiar Fokus Tangani Sampah dan Kemacetan Cimahi

Penjabat Wali Kota Cimahi, Benny Bachtiar (kanan) , (foto: diskominfo cimahi)

KBRN, Cimahi: Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Benny Bachtiar, yang baru saja dilantik, dihadapkan pada dua persoalan mendesak di Kota Cimahi, yakni pengelolaan sampah dan kemacetan. 

Benny menegaskan bahwa kedua isu tersebut menjadi prioritas utama sesuai amanat dari Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin.

"Dua masalah utama ini harus diselesaikan dalam dua minggu setelah pelantikan wali kota terpilih, atau satu bulan jika pelantikan diundur ke Maret," ujar Benny saat ditemui di Balai Kota Cimahi, Senin (20/1/2025).

Benny mengungkapkan kondisi lalu lintas di Cimahi kini semakin memprihatinkan dibandingkan empat tahun lalu. 

Ia berharap kehadiran transportasi umum seperti Metro Pasundan dapat mengurangi kemacetan dengan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

"Tugas saya adalah mensosialisasikan Metro Pasundan agar masyarakat lebih memilih transportasi umum," jelasnya.

Sementara itu, terkait permasalahan sampah, Benny menyoroti adanya pembatasan ritase pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. 

Ia mengusulkan untuk mengadopsi keberhasilan program Bank Sampah Induk (BSI) di Pangandaran yang mampu mengurangi volume sampah hingga 70 persen.

"Yang paling penting adalah bagaimana pengelolaan sampah bisa dilakukan di tempat sehingga bernilai ekonomis," ujarnya

Benny menambahkan, pengelolaan sampah yang efektif tidak hanya bermanfaat secara lingkungan, tetapi juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga Cimahi.

Untuk memastikan keberlanjutan program, Benny berencana berdiskusi dengan wali kota dan wakil wali kota Cimahi terpilih agar program kerja dapat berjalan efektif sejak awal masa kepemimpinan.

"Masa peralihan harus berjalan mulus atau soft landing sehingga wali kota dan wakil wali kota terpilih dapat langsung bekerja optimal," tandasnya.


SUmber: rri.co.id