"Cimahi Gandeng BPVP Bandung Barat, Latih 80 Warga Olah Sampah Jadi Peluang Ekonomi Lewat Green Jobs "

"Cimahi Gandeng BPVP Bandung Barat, Latih 80 Warga Olah Sampah Jadi Peluang Ekonomi Lewat Green Jobs "

CIMAHI, REALITAPUBLIK.COM — Pemerintah Kota Cimahi menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat, Kementerian Ketenagakerjaan RI, untuk menggelar Pelatihan Green Jobs Bidang Pengelolaan Sampah bagi masyarakat Kota Cimahi.

Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung terwujudnya program Cimahi Zero to TPA.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa sampah tidak lagi bisa dipandang sekadar sebagai persoalan kebersihan. Menurutnya, sampah menyimpan potensi ekonomi yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

Baca Juga:
Sosialisasi LKPM Secara Berkala, Ngatiyana Pastikan Kota Cimahi Dukung Kemudahan Izin Berusaha

"Sampah saat ini tidak boleh lagi kita pandang hanya sebagai persoalan kebersihan. Sampah juga memiliki potensi ekonomi," ujarnya.

Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengolahan sampah organik dan pembudidayaan maggot Black Soldier Fly (BSF). Kedua keterampilan tersebut diharapkan tidak hanya berkontribusi pada pengurangan sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

Pemerintah Kota Cimahi mengikutsertakan 80 peserta yang terbagi dalam lima batch pelatihan—tiga batch pengolahan sampah organik dan dua batch pembudidayaan maggot BSF. Setiap batch diikuti 16 peserta yang berkesempatan meningkatkan keterampilan dan kompetensinya.

Tak hanya pelatihan, program ini juga dilengkapi uji kompetensi dan sertifikasi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga pengakuan kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing di dunia kerja.

Ngatiyana berpesan agar pelatihan tidak berhenti pada perolehan sertifikat semata. Ia mendorong peserta untuk benar-benar menguasai ilmu dan mempraktikkan keterampilan yang telah diperoleh.

"Kuasai ilmunya, praktikkan keterampilannya, dan manfaatkan sebagai modal untuk meningkatkan daya saing," pesannya.

Pemerintah Kota Cimahi berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan di lingkungan masing-masing serta berkembang menjadi peluang kerja dan usaha. Dengan begitu, pelatihan ini diharapkan memberi dampak nyata bagi lingkungan dan perekonomian warga.

"Kita ingin pelatihan ini menghasilkan dampak nyata. Sampah berkurang, lingkungan lebih baik, dan masyarakat semakin produktif," tegas Ngatiyana.

Kepala BPVP Bandung Barat Iman Riswandi, S.T., M.T., menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan pelatihan ini melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Cimahi dalam pengembangan kompetensi masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat ekosistem Green Jobs di Kota Cimahi, sehingga pengelolaan sampah tidak hanya mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan keterampilan, produktivitas, kesempatan kerja, dan nilai ekonomi bagi masyarakat.