Cimahi kembangkan aturan dan teknologi baru untuk pengelolaan sampah plastik yang efektif
Cimahi kembangkan aturan dan teknologi baru untuk pengelolaan sampah plastik yang efektif
IDN CITIZEN, CIMAHI — Pemerintah Kota Cimahi mengajak seluruh warga untuk aktif terlibat dalam mengatasi permasalahan sampah plastik yang semakin menumpuk di wilayahnya.
Ajakan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Cimahi, Letkol Purn Ngatiyana, dalam apel bersama aksi bersih sampah plastik di Alun-alun Kota Cimahi, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025.
Ngatiyana menegaskan bahwa sampah plastik menjadi kendala utama dalam pengelolaan sampah di Kota Cimahi.
“Sampah yang semakin lama semakin menumpuk ternyata kendalanya adalah sampah plastik,” ujarnya Ngatiyana.
Pemkot Cimahi juga tengah mempersiapkan peraturan daerah (perda) yang akan menjadi landasan hukum dalam pengelolaan sampah di kota tersebut.
“Nanti akan kita keluarkan perda, dalam hal ini sedang digodok oleh Dinas Lingkungan Hidup, mudah-mudahan segera selesai, sehingga peraturan daerah ini bisa menjadi panduan bagi semua masyarakat Kota Cimahi,” jelasnya.
Dalam upaya penanganan sampah secara teknis, Pemerintah Kota Cimahi sedang memesan mesin pengolah sampah yang akan ditempatkan di tiap kelurahan.
“Kita sedang memesan mesin pengolah sampah untuk tiap kelurahan, mudah-mudahan bisa menjawab atau menyelesaikan permasalahan sampah di Kota Cimahi,” kata Ngatiyana.
Disamping itu, kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sari Mukti yang sudah penuh, Ngatiyana menyampaikan bahwa jumlah truk pengangkut sampah ke TPA tersebut telah dibatasi dari 44 rit menjadi 17 rit per hari, dengan tambahan 5 rit bantuan dari provinsi selama 30 hari.
“Kita harus memikirkan bagaimana sampah tidak lagi dibuang ke sana, sehingga pengelolaan sampah di Kota Cimahi bisa teratasi,” katanya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa sampah plastik harus didaur ulang atau diolah menjadi bahan yang berguna, karena plastik tidak dapat terurai secara alami. “Sampah plastik nanti didaur ulang, ataupun diolah menjadi FDF. Kalau dibuang kan tidak bisa busuk seperti itu,” jelasnya.
Ngatiyana mengajak seluruh warga untuk menanamkan disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan, baik secara pribadi, kelompok, maupun organisasi.
“Siapa lagi yang akan mengelola dan menjaga kebersihan lingkungan kalau bukan kita sendiri? Oleh sebab itu, tanamkan disiplin pribadi, disiplin kelompok dan disiplin organisasi agar semuanya bisa melaksanakan dengan baik,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang mengangkat tema “Ending Plastic Pollution” atau “Hentikan Polusi Plastik.”
Aksi bersih sampah plastik di Kota Cimahi melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari aparatur pemerintah, komunitas, sekolah, rumah ibadah, hingga pasar tradisional.
Dengan semangat gotong royong, Pemkot Cimahi berharap upaya pengelolaan dan pengurangan sampah plastik dapat terlaksana dengan baik demi lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi seluruh warga Kota Cimahi.***(anp/idn).