Pembuangan Sampah dari Cimahi Diklaim Normal Meski Ada Pembatasan Jam Operasional di TPA Sarimukti
Pembuangan Sampah dari Cimahi Diklaim Normal Meski Ada Pembatasan Jam Operasional di TPA Sarimukti
Pembuangan sampah di Kota Cimahi tetap normal meski ada perubahan jam operasional selama Ramadan di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Seperti diketahui, jam operasional pembuangan sampah di TPA Sarimukti dimulai pada pukul 05.00 WIB sampai 16.30 WIB, sedangkan pada hari biasanya dimulai pukul 05.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB. Perubahan jam operasional tersebut sudah tertuang dalam Surat Edaran Nomor : 1707/PBLS.04/DLH tentang Penetapan Jam Operasional TPK Sarimukti pada Bulan Ramadhan Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah. "Alhamdulillah tidak ada kendala berarti karena posisi kita dekat, bisa menyesuaikan waktu pengangkutan," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Chanifah Listyarini di kantornya, Senin (18/3/2024). Selama ada perubahan jam operasional, kata dia, setiap hari pengangkutan sampah tetap bisa mencapai 22-24 ritase, tetapi tanpa sampah organik, sehingga pihaknya melakukan pilah sampah dari masyarakat. "Kita juga tetap mendorong semua masyarakat untuk memilah sampah sendiri dari rumahnya masing-masing untuk memudahkan proses pengangkutan," katanya. Sementara volume sampah selama Ramadan 2024 untuk Kota Cimahi, kata Chanifah, masih sama dengan bulan lainnya yakni sebanyak 120-130 meter kubik yang diangkut ke TPA Sarimukti. "Volume sampah tetap, kemarin ada kenaikan sedikit pada waktu munggahan saja. Selebihnya kembali normal, memang hanya bergeser waktu pengumpulan saja jadi lebih banyak dikerjakan malam hari," ucap Chanifah. Koordinator TPA Sarimukti, Zidni Ilman mengatakan, meski ada perubahan jam operasional, pembuangan sampah dari Bandung Raya tidak terhambat karena semua sopir truk sampah menyesuaikan pembuangan dengan jadwal yang baru. "Sejauh ini pembuangan aman-aman saja, tidak sampai ada antrean truk sampah dan tidak ada sopir yang sampai menginap karena pembuangan tetap normal," kata Ilman.