Sambut Mesin Baru Awal 2027, Pemkot Cimahi Targetkan TPST Sentiong Olah 80 Ton Sampah Per Hari
Sambut Mesin Baru Awal 2027, Pemkot Cimahi Targetkan TPST Sentiong Olah 80 Ton Sampah Per Hari
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bersiap menggenjot kapasitas olah sampah mandiri demi menekan ketergantungan pembuangan ke TPA Regional Sarimukti. Lewat program bantuan World Bank (ISWMP), TPST Sentiong diproyeksikan mampu mengolah sampah hingga 75–80 ton per hari dengan hadirnya mesin pengolah baru pada awal 2027 mendatang.Rencana optimalisasi ini dimatangkan dalam audiensi bersama tim pelaksana pusat dan delegasi World Bank di Mal Pelayanan Publik Kota Cimahi, Jumat (23/10/2026).
Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan, keberadaan teknologi pengolahan sampah di dalam kota menjadi solusi krusial di tengah terbatasnya lahan wilayah Cimahi. Mesin yang saat ini dipakai di Sentiong nantinya akan digeser ke kawasan Cigugur untuk memperluas jangkauan pengolahan.
“Cimahi mendapatkan perhatian dari World Bank melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Dalam Negeri. Kami berharap pengelolaan sampah dapat semakin optimal sehingga sampah yang dihasilkan bisa diolah di Kota Cimahi,” ungkap Ngatiyana.
Meski demikian, Ngatiyana mengingatkan bahwa kesiapan infrastruktur mesin harus diimbangi dengan manajemen kelembagaan yang kuat, SOP keselamatan kerja, serta perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah sejak dari dapur rumah.
Untuk mengawal pemilahan di tingkat warga, Pemkot mengukuhkan Tim Pengelola Sampah Tingkat Kelurahan dan menerjunkan 1.728 ASN melalui gerakan Sapu Jagat RT guna memberikan edukasi dari rumah ke rumah.
Ngatiyana berharap pendampingan ISWMP dapat membuahkan langkah konkret agar fasilitas TPST Sentiong dan Lebaksaat beroperasi aman, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi kebersihan Kota Cimahi.