Dispangtan Cimahi: Warga Serbu GPM PANGSI.
Dispangtan Cimahi: Warga Serbu GPM PANGSI.
Cimahi, Lintas Pendidikan Kepala Bidang Pangan Dispangtan Kota Cimahi Dadan Saefulloh mengatakan warga menyerbu kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Pangan Pokok dan Segar Cimahi (Panghsi) yang berlangsung di halaman Kantor RW 14 Cibogo Permai Raya RW 14 Cibogo Permai Raya Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis (28/12/2023). Dalam kegiatan yang diinisiasi Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi ini diikuti oleh sebanyak 12 pelaku usaha di Kota Cimahi. Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan dan Kepala Dispangtan Kota Cimahi Tita Mariam, serta dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat. Hari ini kata Dadan kami kembali melanjutkan GPM, ada dari Bulog, ETNA (Kontak Tani Nelayan Andalan), kios unggas (daging ayam). Yoga Mandiri-pedagang daging sapi dan ikan beku, pedagang beras, sayur sayuran, buah- buahan, bahan pangan pokok dan pelaku usaha makanan olahan. ungkap Dadan Saepulloh. Diakuinya animo masyarakat untuk mengunjungi dan berbelanja di acara GPM PANGSI ini cukup tinggi, ramai, dan masyarakat antusias. Masyarakat membeli kebutuhan untuk menghadapi tahun baru juga karena komoditi seperti sembako, frozen food, bumbu masak dan lain-lain banyak yang beli juga. Kegiatan ini digelar dalam rangka menunjang pengendalian inflasi daerah dan stabilita si harga dan pasokan komoditas pangan. Pihaknya berharap dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dan kegia tan GPM PANGSI ini dilaksanakan secara rutin, terang Dadan. Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan mengatakan GPM merupakan wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan mengatasi inflasi Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga pengendalian inflasi dan stabilitas harga seperti apa yang dipesankan pemerintah pusat kepada seluruh daerah. Semua akan kita kerahkan untuk kegiatan-kegiatan baik yang sifatnya situasional ataupun yang sistemik untuk mengendalikan inflasi juga menjaga daya bell masyarakat, ujar Dikdik. (JAR)