Gelar Roadshow Olimpiade Pertanian di Cimahi, Dorong Regenerasi Petani Muda

Gelar Roadshow Olimpiade Pertanian di Cimahi, Dorong Regenerasi Petani Muda

33

views

  

CIMAHI -– Dunia Pertanian Indonesia kembali, menghadapi tantangan serius, hal itu, dengan minimnya keterlibatan generasi muda sebagai sumber daya manusianya. Untuk menjawab tantangan itu, para alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) membuat gebrakan baru dengan kegiatan Canvassing Olimpiade Pertanian Indonesia 2025.


Kota Cimahi menjadi salah satu titik paling penting dalam agenda roadshow yang menyasar pelajar tingkat SMA ini. Tujuan kegiatan ini sendiri yakni tak semata mengajak siswa mengikuti kompetisi, namun membangun kesadaran akan pentingnya peran pertanian dalam ketahanan pangan nasional.


Dalam olimpiade ini, peserta akan berkompetisi dalam berbagai cabang, mulai dari penulisan ilmiah, fotografi, cerdas cermat, hingga pencarian profil anak petani berprestasi.


Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, memberikan apresiasi sangat luar biasa atas terselenggaranya kegiatan ini. Dia menilai, pertanian ini tak sekedar tentang mencangkul dan menanam padi, tetapi telah menyentuh aspek teknologi dan inovasi yang dapat menjadi peluang besar bagi generasi muda.


“PYa, pertanian hari ini bukan lagi urusan sawah luas, namun bagaimana lahan terbatas bisa dimanfaatkan secara cerdas. Hortikultura, urban farming, dan teknologi pertanian bisa menjadi solusi. Anak muda harus krestif dan terlibat nyata,” ucapnya saat menghadiri kegiatan di Aula Gedung B, Senin, 28 Juli 2025.


Ngatiyana menekankan pada kondisi lahan pertanian di Cimahi yang sangat terbatas. MWalau begitu, pemerintah tetap mempertahankan kawasan tertentu sebagai lahan pertanian yang dilindungi dan tak boleh dialihfungsikan. "Ya, di Cimahi ini lahan sangat terbatas sekali. Jadi wajar kalau kami melindungi lahan pertanian yang harus dilindungi, dan tidak diperkenankan dialihfungsikan," tegas dia.


Gugah Rasa dan Hati Petani Muda


Sementara itu, Harjono, Kepala BPKAD Cimahi yang juga alumni IPB, menuturkan bahwa canvassing ini yakni bagian dari gerakan Paperta (Pangadereng Pertanian Nusantara). Hal itu, yang ingin membawa semangat pertanian ke sekolah-sekolah dan melahirkan petani-petani generasi muda masa depan.


“Kami ingin menumbuhkan lagi kecintaan pada dunia pangan. Semua berasal dari pertanian, pangan, perikanan, peternakan, hingga hasil hutan. Namun, sayang saat ini minat pelajar pada bidang ini semakin berkurang alias sangatlah kecil,” tuturnya.


Dengan adanya Olimpiade Pertanian Indonesia ini, kata dia, diharapkan bisa menciptakan regenerasi petani dan ahli pertanian masa depan yang mampu menjawab tantangan zaman. Tentunya, dengan pendekatan modern, ilmiah, dan pertanian yang berkelanjutan.


"Ya, semoga dengan adanya Olimpiade Pertanian ini, dapat menggugah rasa dan hati para generasi muda milenial untuk petani modern. Tentunya, petani muda yang punya jiwa kreatifitas dapat menopang ketahanan pangan sesuai arahan Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto,:' tandasnya. <Abu/geonews>.