Pemkot Cimahi Mulai Salurkan Bantuan 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng untuk 41 Ribu Warga
Pemkot Cimahi Mulai Salurkan Bantuan 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng untuk 41 Ribu Warga
REALITA PUBLIK,- Kabar baik bagi puluhan ribu warga Kota Cimahi. Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi resmi memulai penyaluran bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap pertama tahun 2026. Program yang menyasar 41.387 Penerima Bantuan Pangan (PBP) ini diluncurkan langsung di Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, pada Kamis (9/4/2026) lalu.
Bantuan yang diberikan bukan hanya sekadar paket sembako biasa. Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Jumlah tersebut merupakan akumulasi alokasi untuk Bulan Februari dan Maret yang disalurkan sekaligus, dengan rincian 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng per bulannya.
"Kehadiran pemerintah untuk menjamin kebutuhan pangan masyarakat, khususnya kelompok rentan, adalah prioritas utama. Ini bukan hanya soal memberi bantuan, tapi memastikan tidak ada warga Cimahi yang kesulitan makan di tengah dinamika ekonomi," tegas Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cimahi, Mohammad Ronny, yang hadir mewakili Wali Kota Cimahi.
Stok Aman hingga 11 Bulan, Kualitas Beras Dijamin Medium
Kekhawatiran warga terkait kualitas dan ketersediaan stok beras ditepis oleh Perum Bulog. Wakil Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Bandung, Ratih Rachmawati, memastikan stok cadangan pangan saat ini dalam kondisi sangat aman. Bahkan, Bulog tengah memanfaatkan momentum panen raya untuk memperkuat cadangan.
"Saat ini cadangan pangan kami cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 10 sampai 11 bulan ke depan. Masyarakat tidak perlu khawatir," ujar Ratih.
Mengenai kualitas, Ratih menegaskan bahwa beras yang disalurkan adalah beras medium yang telah lolos standar mutu pemerintah. "Ada batas maksimum butir patah yang diperbolehkan sesuai regulasi, namun secara keseluruhan kualitasnya layak dan aman dikonsumsi sehari-hari," tambahnya.
Manfaat Ganda: Ringankan Beban Warga & Kendalikan Harga Pasar
Selain meringankan beban pengeluaran rumah tangga penerima, program ini juga dirancang sebagai strategi pengendalian inflasi di Kota Cimahi. Dengan adanya pasokan pangan dari pemerintah, diharapkan lonjakan harga beras dan minyak goreng di pasaran dapat diredam.
Pemkot Cimahi bersama Bulog juga akan melanjutkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui gerakan pangan murah. Ini artinya, warga yang tidak masuk dalam daftar penerima bantuan pun tetap berpeluang mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau di titik-titik penjualan yang akan ditentukan kemudian.
Data Penerima Sudah Diverifikasi
Ronny menambahkan, penyaluran bantuan ini dilakukan berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi secara ketat. Pihaknya berkomitmen agar distribusi berjalan lancar, tepat sasaran, dan tepat waktu.
"Dengan total 827.740 kilogram beras dan 165.548 liter minyak goreng yang disalurkan di seluruh wilayah Cimahi, kami harap program ini mampu menjadi penopang ketahanan pangan keluarga dan menjaga daya beli masyarakat," pungkas Ronny. (Dije)