Pertahankan Bebas Rabies, Pemkot Cimahi Gelar Vaksinasi Gratis dan Edukasi Penyakit Hewan
Pertahankan Bebas Rabies, Pemkot Cimahi Gelar Vaksinasi Gratis dan Edukasi Penyakit Hewan
Memperingati Hari Rabies Sedunia, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi gelar layanan vaksinasi gratis hewan peliharaan, Rabu, 2 Oktober 2024. Hal itu bagian dari upaya mempertahankan status bebas rabies di wilayah Kota Cimahi. Layanan vaksinasi rabies gratis berlangsung di pelataran gedung B Kompleks Pemkot Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi. Selain vaksinasi, turut digelar keburu 23 ekor kucing, sosialisasi kader zoonosis, serta edukasi seputar penyakit rabies. Pj. Wali Kota Cimahi Dicky Saromi, menegaskan pentingnya tindakan nyata menghadapi ancaman penyakit zoonosis, termasuk rabies yang bisa membahayakan kehidupan manusia. Baca Juga: 2.300 Warga Cimahi Belum Rekam KTP-el Jelang Pilkada 2024, Pemilih Pemula Jadi Fokus "World Rabies Day ini adalah peringatan penting. Kita harus melakukan tindakan nyata untuk melindungi manusia dan hewan peliharaan seperti kucing dan anjing agar tetap sehat," ujarnya. Dicky juga menjelaskan bahwa zoonosis adalah ancaman serius yang harus dihindari. Meski gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) masih terjadi, tetapi Cimahi dinyatakan sebagai kota dengan nol kasus rabies sejak terakhir kali terjadi pada 1996. "Zoonosis yang disebabkan oleh hewan harus kita kendalikan. Hewan yang hidup berdampingan dengan manusia harus dijamin kesehatannya agar kita bisa mempertahankan status Cimahi sebagai kota dengan nol kasus rabies. Salah satu upaya terbaik adalah dengan memastikan kesehatan hewan peliharaan melalui vaksinasi," ucapnya menjelaskan.Pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu sadar akan pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan. "Kesadaran masyarakat dalam memelihara binatang sangat penting. Hewan harus divaksinasi secara rutin sesuai jadwal. Tidak hanya pada Hari Rabies Sedunia, tetapi juga bisa memanfaatkan Puskeswan untuk layanan kesehatan hewan ataupun ke dokter hewan terdekat," tuturnya. Kepala Dispangtan Cimahi Kota Tita Maryam menambahkan, antusiasme masyarakat dalam mengikuti program vaksinasi dan sterilisasi hewan sangat tinggi. Sebanyak 150 hewan menerima vaksinasi rabies, dan layanan sterilisasi dibatasi untuk 23 hewan karena tingginya animo masyarakat. "Masyarakat sangat antusias, pendaftar untuk vaksinasi sampai 150 ekor hewan peliharaan terutama kucing dan anjing. Untuk layanan steril dibatasi untuk 23 ekor kucing, meski masih banyak yang mendaftar untuk vaksinasi," katanya. Dispangtan Kota Cimahi juga menyediakan layanan vaksinasi gratis di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Cimahi yang berlokasi di Jalan Sukimun, Baros, Cimahi Tengah. Selain itu, juga terdapat layanan Siterang atau Vaksinasi On The Spot Hewan Penular Rabies dan Flu Burung bekerjasama dengan Kelurahan se-Kota Cimahi. "Vaksinasi rabies gratis juga tersedia di Puskeswan. Kami juga jemput bola dengan melakukan layanan ke tiap kelurahan sesuai jadwal, masyarakat yang membutuhkan layanan ini bisa memanfaatkan dengan mengikuti informasi dari kelurahan," ucapnya. Sebanyak 1.000 dosis vaksin rabies sudah disiapkan Dispangtan Kota Cimahi sepanjang tahun 2024 sesuai dengan antusiasme masyarakat. Dispangtan Kota Cimahi berharap dengan pelaksanaan vaksinasi hewan peliharaan yang diadakan secara rutin setiap tahun Kota Cimahi nol kasus rabies. "Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk mencegah penularan penyakit rabies yang bersifat zoonosis. Kepedulian terhadap kesehatan hewan peliharaan perlu dijaga dan ditingkatkan lagi oleh masyarakat, agar hewan peliharaannya menjadi sehat dan terhindar dari penularan kepada manusia sehingga tidak muncul kasus di Kota Cimahi," tuturnya.
Sumber: https://www.pikiran-rakyat.com/news/pr-018630126/pertahankan-bebas-rabies-pemkot-cimahi-gelar-vaksinasi-gratis-dan-edukasi-penyakit-hewan