Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Wirausaha, Dispangtan dan TP PKK Kota Cimahi Gelar Bimtek dan Kelas Memasak Olahan Ikan
Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Wirausaha, Dispangtan dan TP PKK Kota Cimahi Gelar Bimtek dan Kelas Memasak Olahan Ikan
REALITA PUBLIK,- Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Kelas Memasak diversifikasi olahan ikan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Cibabat pada Senin (25/8/2025) ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi produk pangan berbasis ikan serta ketahanan pangan keluarga di tengah keterbatasan lahan perkotaan.
Kegiatan yang diikuti oleh 38 peserta perwakilan PKK dari tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan se-Kota Cimahi ini berlangsung selama dua hari.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Cimahi yang juga merupakan Istri Walikota, Midjiati Ningsih Ngatiyana, menekankan pentingnya konsumsi ikan bagi keluarga.
“Ikan merupakan sumber pangan bergizi tinggi yang mengandung omega-3, protein, vitamin, dan mineral yang sangat baik untuk tumbuh kembang anak dan kesehatan seluruh anggota keluarga,” ujarnya.
Midjiati juga menyoroti kebiasaan konsumsi ikan yang perlu ditingkatkan dan di-diversifikasi.
“Tadi disampaikan oleh Pak Lurah, tidak hanya untuk anak-anak kita generasi penerus, tetapi untuk ibu dan bapak juga. Ibu-ibu sukanya ikan asin ya, itu wajib kayaknya bilangnya sama sambel ya, ikan asin, pakai petai, nah itu tadi,” ujarnya dengan gaya bahasa yang santai dan disambut tawa peserta.
Lebih lanjut, Midjiati memaparkan segudang manfaat mengonsumsi ikan, seperti mencegah penyakit jantung, peradangan, depresi, diabetes, menurunkan kolesterol, menstabilkan tekanan darah, serta mengurangi risiko stroke, kanker, dan kepikunan.
“Nah, ternyata memakan ikan itu banyak sekali manfaatnya ya. Tidak seperti daging yang kolesterolnya mungkin tinggi, justru ikan yang bisa menstabilkan tubuh kita,” pungkasnya.
Melalui bimtek ini, diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi para ibu, khususnya dalam menciptakan produk olahan ikan yang inovatif, bernilai ekonomi, dan diterima oleh pasar.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya strategis dalam mendorong peningkatan konsumsi ikan dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. (DIJE)