"Upaya Dispangan Kota Cimahi Hadapi Harga Fluktuasi Beras"

"Upaya Dispangan Kota Cimahi Hadapi Harga Fluktuasi Beras"

CIMAHI, PATROLI Sinergitas dalam proses pembangunan di setiap instansi atau dinas dengan masyarakat sangat diperlukan. Hal itu dikatakan Kepala Dispangtan Kota Cimahi Tita Mariam, pada acara yang digelar Dinas Pangan dan pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi di Gedung MPP, Jin Aruman, Pasir Kaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, pekan lalu la menuturkan, Forum Pe rangkat Daerah (FPD) yang dilaksanakan Dispangtan Kota Cimahi merupakan sesuatu yang diamanatkan oleh Undang- undang. "Melalui forum ini kita harus bisa membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya, yang kemudian menjadi bagian dalam menentukan rencana kerja Dispangtan Kota Cimahi," ujar Tita. Ia berharap ada sinergitas antara Pemerintah Daerah Kota Cimahi dengan masyarakat. "Berkaitan dengan kondisi harga beras yang saat ini cukup melambung tinggi, Pemerintah Kota Cimahi telah mengantisipasinya dengan menyalurkan cadangan pangan pemerintah. Kita juga bekerja sama dengan Bulog, kemudian juga melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), Operasi Pasar Murah (OPM), dan juga kami mendorong masyarakat untuk mencari alternatif pangan lainnya," ungkapnya. Tetapi berkenaan dengan harga fluktuasi beras saat ini, imbuh Tita, tidak hanya terjadi di Kota Cimahi tetapi juga terjadi di daerah lain. Ketika ditanya berkaitan dengan Forum Perangkat Daerah (FGD) yang dilakukan merupakan sebagai perencanaan kegiatan untuk tahun 2025 mendatang, Tita menjelaskan kegiatan yang dilakukan sudah disesuaikan dengan Rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) yang diarahkan oleh Bapelit- bangda. "Kegiatan kami sesuai tujuan dan target kinerja yang sudah di tentukan," terangnya. (Sisto)