Walikota Ajak Petani Milenial Tanam Cabai Sebagai Upaya Pengendalian Inflasi

Walikota Ajak Petani Milenial Tanam Cabai Sebagai Upaya Pengendalian Inflasi

Kompas86id.com


Cimahi— Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) menggelar Gerakan Tanam Pangan Cabai di Kampung Lebak Wangi RW 21, Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara. Ini merupakan upaya untuk meningkatkan produksi cabai dan mendukung ekonomi masyarakat lokal. Jumat pagi (14/11/2025).


Program Gerakan ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkot Cimahi dalam mengendalikan inflasi daerah, mengingat cabai merupakan komoditas yang kerap memicu fluktuasi harga.


Baca juga: gali potensi kreativitas muda pemkot gelar festival putih abu


Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyerahkan bantuan sarana pertanian kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian.



Ngatiyana menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan gerakan awal yang akan dilakukan secara berkelanjutan, sehingga mampu memberi dampak luas terhadap perekonomian masyarakat. 


Pihaknya menegaskan bahwa wilayah Cimahi Utara memiliki potensi besar dalam menjaga keberlanjutan pertanian karena kondisi lahan yang masih memungkinkan untuk dikembangkan.


 “Ini adalah langkah awal yang harus terus berjalan agar memberi kontribusi nyata bagi ekonomi masyarakat. Hanya di Cimahi Utara potensi lahan pertanian masih tersedia sehingga bisa terus dilestarikan,” ujar Ngatiyana.


Ia juga mendorong para petani, termasuk petani milenial, untuk aktif berperan dalam menekan laju inflasi melalui pemenuhan kebutuhan komoditas cabai.


“Kita tekan terus inflasi di Kota Cimahi. Harapannya gerakan ini berkelanjutan, terutama oleh petani milenial agar produktivitas meningkat dan perekonomian masyarakat menjadi lebih baik,” tambahnya.


Kegiatan lintas sektor ini turut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi, perwakilan Kodim 0609, Polres Cimahi, Kepala Dispangtan Cimahi Tita Maryam, Camat Cimahi Utara M. Samsyul Ma’arif, Lurah Cipageran Asep Hendrayana, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta warga