Waspada PMK! Cimahi Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Ternak dari Luar Daerah
Waspada PMK! Cimahi Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Ternak dari Luar Daerah
PIKIRAN RAKYAT - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi mulai melakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada 750 ekor sapi milik kelompok ternak di Kota Cimahi. Vaksinasi ini dilakukan untuk mencegah penularan PMK di wilayah tersebut. Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Tita Maryam, menjelaskan bahwa proses vaksinasi dilakukan secara bertahap. "Kami saat ini tengah melaksanakan vaksinasi PMK bagi hewan ternak untuk 750 ekor sapi yang ada di Kota Cimahi. Melalui pembentukan antibodi terhadap PMK, vaksinasi akan menjadi langkah krusial dalam mencegah penyebaran PMK di Kota Cimahi dan sekitarnya," ujarnya, Selasa (21/1/2025). Vaksinasi ini menjadi langkah preventif untuk mencegah PMK pada ternak di Kota Cimahi. "Terutama melindungi kesehatan hewan ternak. Sebab, hewan yang terjangkit PMK akan berpengaruh pada kesejahteraan para peternak, stabilitas produksi ternak, dan muncul potensi dampak ekonomi yang akan dialami masyarakat akibat wabah PMK," jelasnya. Selain vaksinasi, Dispangtan meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada peternak. "Petugas Kesehatan Hewan datang ke lokasi peternak dan memberikan sosialisasi agar pemahaman peternak meningkat mengenai bahaya PMK, gejala klinis, cara pencegahan, sehingga peternak mendapatkan pengetahuan memadai untuk melindungi hewan ternak mereka. Kalau ada hewan yang mengalami gejala bisa segera hubungi kami," imbuhnya. Baca Juga: 200 Ribu Sapi Impor Terancam Batal Akibat PMK, DPR Soroti Kurangnya Vaksin Baca Juga: PMK Kembali Merebak di Wilayah Jawa Barat, Peternak Sapi Diimbau Agar Tidak Panic Selling Disinfeksi kandang Dispangtan juga melakukan desinfeksi di lingkungan kandang. "Kami membagikan desinfektan kepada peternak agar mereka dapat melakukan desinfeksi secara mandiri di kandang masing-masing. Supaya virus atau bakteri yang berpotensi menyebabkan PMK bisa dibasmi dan lingkungan tetap sehat bagi hewan ternak," tambahnya. Selain itu, sapi-sapi yang sehat diberi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuhnya. "Dengan meningkatnya imunitas hewan ternak, diharapkan bisa menangkal berbagai penyakit termasuk PMK," ucap Tita. Dispangtan juga memperketat pengawasan jalur pengiriman hewan ternak dari luar daerah. "Bagi peternak yang membeli hewan dari luar daerah, pastikan sudah memenuhi dokumen surat keterangan kesehatan hewan dan sudah divaksin PMK. Sejak diterima, lakukan isolasi terlebih dahulu selama 14 hari sebelum digabung dengan hewan yang sudah ada," tegasnya. Dispangtan Kota Cimahi mengimbau peternak untuk tetap waspada dan berperan aktif menjaga kesehatan ternaknya. "Kolaborasi antara pemerintah, peternak, masyarakat umum, dan berbagai stakeholder lain akan menjadi kunci utama dalam mengendalikan potensi wabah PMK agar tidak masuk ke Kota Cimahi," tandas Tita.***