Cimahi Gelar Peringatan HAN-HARGANAS 2025, Wali Kota Tekankan Pentingnya Disiplin dan Pengawasan Digital

Cimahi Gelar Peringatan HAN-HARGANAS 2025, Wali Kota Tekankan Pentingnya Disiplin dan Pengawasan Digital

REALITA PUBLIK,- Pemerintah Kota Cimahi sukses menyelenggarakan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) di Cimahi Techno Park. Acara yang dihadiri 800 peserta ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat peran keluarga dan perlindungan anak di era digital.


Partisipasi Luas dari Berbagai Elemen Masyarakat

Kegiatan ini melibatkan beragam kelompok masyarakat:

- 400 Pelajar dari PAUD, SD, SMP, SMA, hingga SLB

- Perwakilan Forum Anak tingkat kecamatan dan kelurahan

- 400 Kader KB dari Pos KB, Sub-Pos KB, dan organisasi mitra DP3AP2KB

- Orang Tua, Guru, dan Pemerhati Anak


"Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang menunjukkan keseriusan kita dalam membangun masa depan anak dan ketahanan keluarga," ujar Fitriani Manan, Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi.


Pesan Kunci dari Wali Kota

Wali Kota Ngatiyana menyampaikan tiga poin penting dalam sambutannya:



1. Pentingnya Kedisiplinan

"Anak-anak harus belajar disiplin dalam mengatur waktu, belajar, serta menaati jam sekolah. Saya minta mulai sekarang, jam 21.00 anak-anak sudah harus di rumah untuk belajar," tegas Ngatiyana.


2. Pengawasan Penggunaan Gawai

"Orang tua harus aktif mengawasi penggunaan handphone dan media sosial anak. Konten negatif seperti kekerasan, pornografi, dan game adiktif bisa merusak mental dan memicu pernikahan dini," tambahnya.


3. Peran Keluarga

"Keluarga adalah benteng pertama dalam membentuk karakter anak. Disiplin dan pengawasan orang tua sangat penting untuk tumbuh kembang anak yang sehat."


Rangkaian Kegiatan Edukatif

Acara ini tidak hanya seremonial, tetapi juga sarat dengan kegiatan edukatif:

- Permainan tradisional untuk melestarikan budaya lokal

- Pertunjukan seni oleh anak-anak Cimahi

- Penyuluhan pengasuhan positif bagi orang tua

- Forum diskusi untuk menampung aspirasi anak


"Kami ingin nilai-nilai kekeluargaan dan perlindungan anak benar-benar tertanam di masyarakat. Ini bukan sekadar acara seremonial, tapi gerakan bersama," jelas Fitriani.


Dampak dan Harapan Ke Depan

Pemerintah Kota Cimahi berharap kegiatan ini dapat:

- Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan anak

- Memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah

- Mencegah praktik pernikahan dini dan penyimpangan perilaku anak


"Kami akan lanjutkan dengan program konkret seperti sekolah orang tua dan penguatan forum anak," pungkas Fitriani.


Acara ini ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada anak-anak berprestasi dan kader KB teladan, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam membangun Kota Cimahi yang layak anak. (Dije)