Pemkot Cimahi Gelar KB Bergerak untuk Cegah Stunting
Pemkot Cimahi Gelar KB Bergerak untuk Cegah Stunting
Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) mengadakan kegiatan pelayanan Keluarga Berencana (KB) Bergerak di Klinik Siliwangi Cimahi, Selasa (17/9/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait perencanaan keluarga dan upaya pencegahan stunting. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk unsur Pemerintah Kota Cimahi, BKKBN Provinsi Jawa Barat, TNI (Kodim/Kesdam/Kesdim), penyuluh KB Kota Cimahi, kader KB, serta tim percepatan penurunan stunting. Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Cimahi, Mardi Santoso, yang mewakili Pj. Wali Kota Cimahi, menyatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam upaya mempersiapkan keluarga dan generasi muda menuju Generasi Emas 2045. “Kegiatan pelayanan KB bergerak ini adalah bagian dari program kolaborasi pemerintah dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk BKKBN dan Kesdam, untuk menyiapkan keluarga yang sehat dan mencegah stunting," terangnya. Mardi berharap kegiatan ini dapat mengatasi masalah stunting di Kota Cimahi. Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Fajar Supriadi Sentosa, menyebutkan bahwa Jawa Barat memiliki target pelayanan KB tertinggi di Indonesia, yaitu 99 ribu akseptor. Saat ini, pihaknya telah mencapai 72 persen dari target tersebut dan optimis target akan tercapai dalam waktu dekat. "Pelayanan KB di Jawa Barat fokus pada Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), yang lebih efektif untuk mengatur jarak kelahiran," jelas Fajar. Ia juga menambahkan metode kontrasepsi seperti IUD dan implan memiliki banyak keunggulan, di antaranya penggunaannya yang bisa bertahan antara 3 hingga 8 tahun. “MKJP lebih praktis dan efektif untuk merencanakan kehamilan dan menurunkan risiko kesehatan bagi ibu dan anak. Pasangan usia subur antara 21 hingga 35 tahun sangat disarankan menggunakan metode ini,” tutupnya.
sumber: https://www.rri.co.id/bandung/daerah/983645/pemkot-cimahi-gelar-kb-bergerak-untuk-cegah-stunting