Rembug Stunting 2026 Jadi Langkah Pemkot Cimahi Percepat Penurunan Stunting
Rembug Stunting 2026 Jadi Langkah Pemkot Cimahi Percepat Penurunan Stunting
Pemerintah Kota Cimahi memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui kegiatan Rembug Stunting tingkat Kota Cimahi Tahun 2026 yang digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi, Jalan Aruman, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudistira dan dihadiri unsur Forkopimda Kota Cimahi, para kepala OPD, camat, lurah, kepala puskesmas, TP PKK Kota Cimahi, TP PKK Kecamatan dan Kelurahan. Hadir pula sebagai narasumber psikolog Nyi Mas Diane Wulansari.
Dalam sambutannya, Adhitia menegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan gizi, melainkan berkaitan erat dengan masa depan generasi muda Kota Cimahi.
“Penanganan stunting harus dilakukan secara komprehensif, mulai dari intervensi gizi sejak dini hingga pola asuh anak di dalam keluarga. Semua harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan data terbaru, prevalensi stunting di Kota Cimahi menunjukkan tren penurunan. Pada tahun 2024 angka stunting tercatat sebesar 24,5 persen, kemudian menurun menjadi 22,3 persen pada tahun 2025.
Meski demikian, berbagai tantangan masih dihadapi dalam upaya penanganannya, mulai dari persoalan kemiskinan ekstrem hingga faktor sosial yang turut memengaruhi risiko stunting.
Menurut Adhitia, penanganan stunting tidak bisa dilakukan dengan pendekatan yang sama di setiap wilayah, karena kondisi demografi dan sosial masyarakat di masing-masing kecamatan memiliki karakteristik berbeda.
“Cimahi Utara, Tengah, dan Selatan memiliki kondisi masyarakat yang berbeda. Karena itu, solusi yang diambil juga harus spesifik dan tepat sasaran,” tegasnya.
Melalui Rembug Stunting 2026, Pemkot Cimahi juga mendorong penguatan kolaborasi melalui pendekatan pentahelix, yakni melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, serta media dalam percepatan penanganan stunting.
Dengan kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemkot Cimahi berharap berbagai program intervensi dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan sehingga target penurunan stunting di Kota Cimahi dapat tercapai.
“Kita ingin upaya percepatan penurunan stunting ini benar-benar berdampak bagi masa depan generasi Cimahi,” pungkasnya.