Tren Stunting Kota Cimahi Menurun, Pemkot Perkuat Kolaborasi Pentahelix
Tren Stunting Kota Cimahi Menurun, Pemkot Perkuat Kolaborasi Pentahelix
HASANAH.ID, CIMAHI – Kabar menggembirakan datang dari upaya penanganan stunting di Cimahi. Angka prevalensi stunting di kota tersebut menunjukkan tren penurunan pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya yang sempat mencapai 24,5 persen.
Penurunan ini menjadi sinyal positif bahwa berbagai program intervensi yang dijalankan pemerintah mulai menunjukkan hasil. Meski demikian, tantangan dalam pencegahan stunting masih tetap ada, terutama terkait kemiskinan ekstrem dan berbagai persoalan sosial lain yang berpotensi memengaruhi tumbuh kembang anak. Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi pun memasang target ambisius untuk menekan angka stunting hingga 19,18 persen pada 2026. Target tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Adithia Yudisthira saat menghadiri kegiatan Rembuk Stunting Kota Cimahi 2026 yang digelar di Cimahi, Rabu (4/3/2026). Dalam kesempatan itu, Adithia menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial maupun sektoral. Menurutnya, diperlukan kerja sama lintas sektor agar program penanganan berjalan efektif.
Melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media, Pemkot Cimahi berharap percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Adithia.
Ia juga menekankan bahwa stunting bukan sekadar persoalan gizi, tetapi berkaitan langsung dengan masa depan generasi muda di Kota Cimahi. Oleh karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terintegrasi, mulai dari pemenuhan gizi sejak dini hingga pola pengasuhan anak. “Kalau bicara stunting, kita bicara dari gizi sejak dini hingga pola asuh. Tapi juga ini tentang masa depan kota ini,” tandasnya. Melalui forum Rembuk Stunting tersebut, pemerintah berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting dan membangun generasi yang lebih sehat serta berkualitas.
Kegiatan itu turut dihadiri anggota DPRD Kota Cimahi, para kepala OPD, seluruh camat dan lurah se-Kota Cimahi, serta unsur Forkopimda. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi strategis untuk menyatukan langkah dalam mempercepat penurunan stunting di Kota Cimahi.