Polemik Pabrik Cokelat Melong Green Garden, Wali Kota dan DPRD Janji Akan Selesaikan

Polemik Pabrik Cokelat Melong Green Garden, Wali Kota dan DPRD Janji Akan Selesaikan

WALI MEDIA | Kota Cimahi - Gelombang penolakan warga Kompleks Melong Green Garden (MGG) terhadap keberadaan dan rencana perluasan pabrik cokelat yang berdiri di tengah kawasan pemukiman kini mulai ditindaklanjuti secara resmi. Pemerintah Kota Cimahi mengonfirmasi telah menggelar sejumlah rapat koordinasi untuk mencari jalan keluar atas keluhan yang kian memuncak. 


Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan bahwa persoalan ini telah menjadi agenda pembahasan bersama pihak-pihak terkait. 


"Kami sudah beberapa kali melakukan rapat koordinasi untuk mencari penyelesaian terkait keberadaan pabrik cokelat di Melong ini," ujarnya, Sabtu (15/8/2026)


Pemkot pun telah mendata secara rinci hal-hal yang menjadi keberatan warga. Mulai dari aspek legalitas dan perizinan bangunan, hingga berbagai dampak nyata yang dirasakan warga sejak pabrik beroperasi. Semua masukan tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam mencari solusi yang adil bagi kedua belah pihak.


 "Saat ini kami sedang memetakan penyelesaian, khususnya menyikapi dampak apa saja yang dirasakan masyarakat. Percayakan, Pemkot Cimahi akan hadir dan turun langsung menyelesaikan masalah ini," tegas Ngatiyana. 


Pihaknya optimis dalam waktu dekat persoalan yang memanas ini dapat menemukan titik temu yang memuaskan.


 Sebelumnya, kekecewaan warga meluap melalui aksi pemasangan spanduk protes juga termasuk plang bertuliskan rumah dijual secara serentak sebagai bentuk sindiran. Perwakilan warga, Arifin Hakim, menjelaskan aksi tersebut adalah puncak kesabaran yang habis. Keluhan yang pertama kali disampaikan sejak tahun 2019 belum mendapatkan penyelesaian yang memadai, dan rencana perluasan bangunan pabrik membuat situasi semakin tidak tertahankan.


 Mengingat belum ada kemajuan yang terlihat, warga akhirnya membawa aspirasi tersebut ke DPRD Kota Cimahi. Arifin bersama perwakilan RW 28 dan RW 06 menyampaikan langsung keluhan mereka pada Rabu (12/8/2026), meminta perhatian dan campur tangan lembaga perwakilan rakyat.


 Sementara, Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, langsung merespons dengan langkah konkret. "Insyaallah pekan depan kami akan panggil semua pihak terkait dinas yang berwenang maupun pihak perusahaan untuk meminta penjelasan lengkap serta membahas penyelesaiannya bersama-sama," janjinya.


Kini warga MGG berharap banyak terhadap upaya Pemkot mencari jalan keluar, serta sidang dengar pendapat yang akan digelar DPRD. Harapan mereka sederhana, lingkungan tempat mereka puluhan tahun tinggal tidak harus berdamai dengan gangguan yang tak kunjung usai.