elepasan Kontingen SD Cimahi ke Pentas PAI Jabar, Wali Kota: Bukan soal Juara, tapi Pembentukan Karakter
elepasan Kontingen SD Cimahi ke Pentas PAI Jabar, Wali Kota: Bukan soal Juara, tapi Pembentukan Karakter
IDN CITIZEN, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi melepas kontingen siswa Sekolah Dasar (SD) untuk mengikuti ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan digelar di Kabupaten Garut pada 27 hingga 28 Juni 2025.
Pelepasan dilakukan di Aula A Pemkot Cimahi pada Senin (23/6/2025). Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Cimahi Letkol Purn Ngatiyana, Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira, Kepala Dinas Pendidikan Nana Suyatna, para kepala sekolah, guru pendamping, serta siswa-siswi yang akan berlaga di tingkat provinsi.
Wali Kota Cimahi Letkol Purn Ngatiyana menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh keberangkatan kontingen Cimahi.
Ia menekankan bahwa keikutsertaan siswa dalam Pentas PAI bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi merupakan proses penting dalam membangun karakter.
“Mudah-mudahan anak-anak kita sukses, sehat, dan selamat mewakili Cimahi di Pentas PAI tingkat Provinsi. Ini bukan sekadar lomba, tapi ajang pembentukan karakter dan pengalaman berharga,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia memastikan dukungan logistik dan sarana sudah dipersiapkan. Menurutnya, bukan hanya hasil akhir yang dikejar, tetapi juga proses pembelajaran yang membentuk akhlak mulia.
Baca Juga:
Israel Tegaskan Tak akan Hentikan Serangan ke Iran Sampai Hal Ini Hilang, Begini Pernyataan Resminya
“Kami support penuh keberangkatan-kendaraan, logistik, dan pendampingannya. Yang penting bukan hanya juara, tapi silaturahmi dan nilai keagamaan yang terbentuk,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, menjelaskan proses seleksi dan pembinaan para peserta. Ia menyebut, seleksi dilakukan pada 24 April 2025 dan mencakup delapan cabang lomba.
“Kita melaksanakan seleksi di tingkat kota pada 24 April. Cabang lomba yang diseleksi di antaranya MTQ, pidato PAI, praktek salat, azan dan doa, kaligrafi, dan kasidah,” kata Nana.
Menurutnya, sejak seleksi dilakukan, siswa mendapatkan pembinaan dari guru-guru pendamping agar siap secara mental dan pengetahuan menghadapi lomba di tingkat provinsi.
“Anak-anak dibina oleh guru pendamping supaya siap mental maupun siap pengetahuannya. Kita juga fasilitasi kendaraan dan penginapan agar mereka nyaman dan bisa tampil maksimal,” lanjutnya.Sebanyak 52 orang diberangkatkan sebagai bagian dari kontingen Kota Cimahi, terdiri atas 26 peserta didik, guru pendamping, dan petugas pendukung lainnya.
Mereka akan mengikuti berbagai cabang lomba yang mengasah kecakapan keagamaan dan seni Islam.
Pentas PAI merupakan ajang tahunan yang tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi siswa, tetapi juga sarana pembinaan nilai-nilai keislaman, karakter, serta silaturahmi antarsesama pelajar dari berbagai daerah di Jawa Barat.***(anp/idn).