Gebyar PAUD Kota Cimahi, 650 Siswa Ikuti Kegiatan “Melukis Cerita Menanam Nilai

Gebyar PAUD Kota Cimahi, 650 Siswa Ikuti Kegiatan “Melukis Cerita Menanam Nilai


Pemerintah Kota Cimahi menggelar kegiatan Gebyar PAUD 2025 dengan tema “Melukis Cerita Menanam Nilai” di Gedung B Pemkot Cimahi, Minggu (15/11/2025). Acara ini diikuti sekitar 650 siswa PAUD yang datang bersama para orang tua.Kegiatan turut dihadiri Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, serta Bunda PAUD Kota Cimahi, Midjiati Ningsih.Dalam sambutannya, Wali Kota Ngatiyana menjelaskan bahwa Gebyar PAUD tahun ini menjadi pengganti kegiatan manasik haji yang dahulu rutin digelar. Kini, konsep kegiatan diarahkan pada aktivitas kreatif dan edukatif seperti menggambar, mewarnai, dan permainan edukatif lainnya.“Melalui kegiatan ini, kami memberikan arahan kepada guru dan tutor agar dapat menyiapkan anak-anak usia dini menjadi generasi hebat di masa depan. Karakter, kepribadian, etika, dan pengetahuan harus ditanamkan sejak dini,” ujar Ngatiyana.


Tanamkan Karakter dan Lestarikan Budaya Sunda


Ngatiyana menegaskan ada tiga nilai utama yang ingin ditanamkan melalui kegiatan PAUD:1. Pembentukan karakter dan etika.

2. Pelestarian budaya lokal sejak usia dini.

3. Pengenalan ilmu pengetahuan sebagai bekal masa depan.Pemkot Cimahi juga berencana memasukkan unsur budaya Sunda dalam proses pembelajaran, baik melalui kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler.“Budaya daerah, khususnya budaya Sunda, harus terus dihidupkan mulai dari anak-anak. Ini akan kami dorong untuk masuk dalam pembelajaran di sekolah,” tambahnya.Sapta Waluya: Penguatan Nilai untuk Anak Usia Dini


Ngatiyana turut menyampaikan bahwa Pemkot Cimahi mengembangkan konsep Sapta Waluya, penguatan nilai-nilai karakter yang merupakan pengembangan dari Panca Waluya.Panca Waluya adalah konsep nilai karakter yang digunakan di Kota Cimahi sebagai pedoman pembinaan anak, terutama di PAUD.


Nilai-nilai Panca Waluya terdiri dari:


1. Bener – bersikap benar, taat aturan, berperilaku baik.

2. Pinter – cerdas, mau belajar, memiliki kemampuan berpikir baik.

3. Singer – sigap, tangguh, siap menghadapi situasi.

4. Cakep – berpenampilan rapi, sopan, dan menarik dalam bertutur serta bersikap.

5. Tur – santun dan berakhlak baik dalam pergaulan.Dalam penjelasan Wali Kota Cimahi, Panca Waluya ini kemudian ditambah dua nilai menjadi Sapta Waluya, yaitu:

6. Jujur

7. Akur (rukun, bisa bekerja sama)


“Kejujuran adalah modal dasar. Anak-anak harus dibiasakan jujur dan akur sejak dini,” tegas Ngatiyana.Melalui rangkaian kegiatan Gebyar PAUD 2025, Pemkot Cimahi berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sholih sholihah, pintar, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan.[R]