Investasi Jangka Panjang, Adhitia Yudisthira Dorong Guru Cimahi Kuasai Teknologi dan Karakter di Era Digital
Investasi Jangka Panjang, Adhitia Yudisthira Dorong Guru Cimahi Kuasai Teknologi dan Karakter di Era Digital
CIMAHI, SalZa News – Langkah strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul terus digulirkan di Kota Cimahi. Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menyatakan bahwa mengasah kompetensi para guru adalah bentuk investasi jangka panjang yang krusial.
Pernyataan ini disampaikannya secara resmi saat membuka agenda “Pelatihan Teknis TIK, Aplikasi, Konten Digital, dan Fasilitasi Komunitas Belajar Jenjang SD Tahun 2026”.
Acara yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kota Cimahi tersebut digelar di SDN Cimahi Mandiri 1 pada Rabu (8/7) dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga Jumat (10/7).
Sinergi kuat dalam memajukan mutu pendidikan di era digital ini terlihat dari kehadiran sejumlah tokoh penting. Mulai dari Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Barat, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kota Cimahi Sofwan Kurniawan, Koordinator Pengawas SD, hingga Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).
Saat memberikan arahan, Adhitia menjabarkan bahwa realitas dunia pendidikan hari ini telah bergeser jauh jika dikomparasikan dengan kondisi sepuluh atau dua puluh tahun silam. Generasi muda saat ini dibesarkan di tengah ledakan teknologi dan banjiran informasi.
Menyikapi hal tersebut, para pendidik wajib responsif terhadap perubahan zaman dan terus memperbarui kemampuannya, tanpa sedikit pun mengikis esensi tugas utama mereka dalam mendidik.
Ia pun menggarisbawahi bahwa secanggih apa pun teknologi, fungsinya hanyalah instrumen penunjang pembelajaran. Teknologi tidak akan pernah bisa mengambil alih peran sentral guru dalam mengukir karakter, moral, serta kepribadian murid.
“Saya yakin guru tidak bisa disubstitusi oleh teknologi, karena yang bisa mengubah manusianya adalah guru, bukan teknologi melalui pembentukan karakter,” ucap Adhitia dengan penuh penekanan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa memperluas kapasitas guru merupakan fondasi utama untuk melahirkan generasi masa depan yang kompetitif, berdaya saing tinggi, sekaligus berkarakter kokoh.
Menariknya, di sela-sela rangkaian acara, Kepala BBGTK Jawa Barat juga sempat memimpin langsung keseruan Senam Anak Indonesia Hebat. Aktivitas fisik ini diselipkan sebagai stimulus untuk memantik semangat sekaligus mengampanyekan gaya hidup sehat di ekosistem sekolah.
Pelatihan intensif ini sendiri melibatkan kurang lebih 100 guru yang menjadi representasi dari Komunitas Belajar serta Kelompok Kerja Guru (KKG).
Untuk memastikan kualitas materi, jalannya kegiatan dipandu langsung oleh dua fasilitasi ahli dari BBGTK Jawa Barat, yakni Widyaiswara Dr. Nenden Hasanah, M.Pd., dan Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) Adhi Arsandi, S.I.Kom., M.T.
Melalui pembekalan ini, seluruh guru yang terlibat diproyeksikan mampu menyajikan metode pembelajaran yang lebih kreatif, kolaboratif, serta memberikan dampak nyata bagi siswa.
Di saat yang sama, momentum ini diharapkan dapat mengukuhkan profesionalisme guru dalam menaklukkan dinamika pendidikan era digital.