Makan Bergizi Gratis di Kota Cimahi Dukung Ekonomi Lokal, Menpora Dampak Terasa hingga Bawah.
Makan Bergizi Gratis di Kota Cimahi Dukung Ekonomi Lokal, Menpora Dampak Terasa hingga Bawah.
JABAR EKSPRES – Sebanyak 3.500 porsi makanan bergizi gratis didistribusikan di Kota Cimahi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo, bersama Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat, meninjau langsung proses distribusi di Yayasan Arara Visi Hijau, Jalan Gunung Batu Dalam No. 43, Kelurahan Pasir Kaliki, Cimahi Utara, Senin (6/1/2025).
Dapur ini memiliki kapasitas untuk 3.500 porsi makan. Setelah dari sini, akan langsung meninjau pendistribusian ke sekolah-sekolah, seperti SMPN 12 Cimahi dan SMAN 3 Cimahi.
Dito menjelaskan bahwa dapur ini termasuk dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia mengapresiasi alur persiapan makanan yang higienis dan berkualitas.
“Tadi saya berbincang dengan Pak Wali Kota dan pihak yayasan yang mengelola operasional dapur ini. Dapurnya sangat higienis dan bersih. Yang terpenting, kami juga melihat langsung komposisi makanan,” ujar Dito kepada awak media.
Dito juga menyoroti dampak ekonomi dari program ini. Bahan baku yang digunakan sebagian besar berasal dari wilayah sekitar, sehingga turut memberdayakan masyarakat lokal.
“Program makanan bergizi ini adalah salah satu target besar Presiden. Dampaknya dirasakan hingga ke masyarakat bawah karena bahan bakunya berasal dari wilayah sekitar,” ungkapnya.
Dengan sistem seperti ini, Dito berharap penyelenggara terbiasa menggunakan suplai bahan makanan yang berbasis standar gizi untuk memastikan keberlanjutan program.
Meski porsi makanan tersebut mungkin tidak mencukupi kebutuhan sekelas atlet olimpiade, Dito menyebut untuk anak-anak mulai dari PAUD hingga SMA, makanan ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi mereka.
“Minimal ada kepastian input gizi, seperti protein hewani, protein nabati, karbohidrat, sayur, dan vitamin. Ini langkah yang sangat baik untuk masa depan generasi muda,” jelasnya.
Dito optimis bahwa program ini akan berdampak besar bagi generasi muda. Ia berharap program ini mampu mencetak generasi emas yang kuat dan berprestasi.
“Alhamdulillah, program prioritas dari Bapak Presiden ini terlaksana. Semoga bisa menciptakan generasi emas dan melahirkan Taufik Hidayat baru di masa depan,” tegas Dito.
Untuk menunya, Dito menyebutkan ada variasi dengan standarisasi gizi yang jelas. “Hari ini menunya opor ayam sebagai protein utama, nasi, buah semangka, tumis buncis, dan susu sapi. Menurut saya, ini sudah sangat baik,” tandasnya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi, menjelaskan kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga serta Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga ke Cimahi bertujuan untuk meninjau program makan bergizi gratis.
Ia menyebut, pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak melibatkan langsung Pemerintah Kota Cimahi, karena masing-masing pihak, seperti yayasan atau penyedia jasa katering, memiliki jalur tersendiri untuk bergabung dalam program ini.
“Selanjutnya, kelayakan SPPG juga ditinjau langsung oleh Badan Nasional terkait untuk memastikan standar yang diterapkan,” tambahnya.
Pada kunjungan kali ini, SPPG di Kelurahan Pasirkaliki ditinjau sebagai layanan bagi lebih dari 3.409 lebih penerima manfaat, termasuk siswa PAUD, ibu hamil, serta siswa SD, SMP, dan SMA.
“Alhamdulillah, Bapak Menteri sangat puas setelah meninjau langsung dapur SPPG di Yayasan Pasirkaliki,” ujar Dicky. (Mong)
Sumber: JABAR EKSPRES