"Sekolah di Cimahi Jadi Role Model Pendidikan, Dikunjungi Kepala Sekolah dari Malaysi "

"Sekolah di Cimahi Jadi Role Model Pendidikan, Dikunjungi Kepala Sekolah dari Malaysi "

 Kompas86id.com, Cimahi - Kualitas pendidikan di Kota Cimahi kembali mendapat pengakuan internasional. Yayasan Nur Al Rahman yang berlokasi di Jalan Daeng Moh. Ardiwinata, Cihanjuang, terpilih menjadi lokasi pelaksanaan Lesson Study oleh sejumlah kepala sekolah dari Sabah, Malaysia.


Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026, dan dihadiri Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira. Pendampingan akademik dilakukan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).“Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, saya tentu merasa bangga kepada Yayasan Nur Al Rahman menjadi role model atau percontohan, sehingga jauh-jauh dari Malaysia datang ke Kota Cimahi,” ungkap Adhitia Yudisthira.

Menurut Adhitia, para kepala sekolah dari Negeri Jiran melaksanakan Lesson Study untuk mempelajari sistem dan praktik baik yang diterapkan Yayasan Nur Al Rahman dalam penyelenggaraan pendidikan. Hasil pengamatan tersebut nantinya akan dijadikan referensi untuk melakukan improvisasi sistem pendidikan di negara mereka agar berkelanjutan.

“Mereka ini memilih sekolah yang ada di Yayasan Nur Al Rahman sebagai tempat melakukan Lesson Study. Tujuannya bagaimana sistem pendidikan itu bisa sustain dan berimprovisasi,” jelas Adhitia.

Ia menilai terpilihnya Yayasan Nur Al Rahman sebagai lokasi Lesson Study membuktikan bahwa kualitas pembelajaran di sekolah tersebut tidak hanya menjadi contoh di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Untuk itu, ia berharap seluruh sekolah di Kota Cimahi dapat mengikuti jejak sistem yang diterapkan yayasan tersebut.

Terkait rencana kunjungan balasan ke Malaysia, Adhitia menyebut hal itu dimungkinkan jika ada undangan resmi. “Tapi yang paling penting ada kerjasama yang impactful antara pemerintah Malaysia dengan Indonesia, khususnya manfaat bagi Kota Cimahi di sektor pendidikan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Nur Al Rahman, Aji Rahman Baskoro. Ia mengaku senang dan terhormat sekolahnya ditunjuk menjadi tempat berbagi praktik baik. “Kita sangat senang bisa dikunjungi tamu-tamu dari Malaysia.

Kita sebetulnya tidak minta tapi memang ditunjuk untuk bisa sharing apa yang kita lakukan di sini,” kata Aji.

Aji menjelaskan para tamu akan melakukan pengamatan, penilaian, sekaligus memberikan masukan terkait kegiatan pembelajaran di sekolahnya. Ia berharap kegiatan ini berdampak panjang melalui kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya Kota Cimahi.

“ Kita juga ingin membangun networking supaya nanti mungkin ada hubungan yang lebih panjang lagi antara pendidikan Indonesia dan Malaysia, khususnya Cimahi,” tambahnya.

Ini merupakan kunjungan internasional kesekian kalinya ke Yayasan Nur Al Rahman. Sebelumnya sekolah ini juga pernah menerima kunjungan akademisi dari Jepang dan Amerika Serikat.“Kita pernah dikunjungi akademisi dari Jepang, Amerika, waktu itu ada profesor dari Philadelphia. Kalau Malaysia ini kunjungan yang ketiga,” pungkas Aji. (***)