Disdagkoperin Gelar Bazar Meriah di Bulan Juni, Pj Wali Kota Cimahi Kunjungi Bazar di Kelurahan Baros

Disdagkoperin Gelar Bazar Meriah di Bulan Juni, Pj Wali Kota Cimahi Kunjungi Bazar di Kelurahan Baros

HASANAH.ID, CIMAHI – Masih dalam rangkaian HUT KE 23 Kota Cimahi, pemerintah Kota Cimahi melalui Disdagkoperin menggelar Bazar Meriah di bulan Juni 2024 di 15 Kelurahan se Kota Cimahi. Kegiatan Bazar Meriah di bulan Juni 2024 mendapat apresiasi dari Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi. Dari 15 Kelurahan, sudah 12 dikunjungi jadi tinggal 3 Kelurahan lagi yang akan dikunjungi. Pj Wali Kota Cimahi Dicky Saromi “Kunjungan saat ini saya mendatangi bazar di Kelurahan Baros. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari HUT Ke 23 Kota Cimahi dimana Disdagkoperin menggelar bazar di 15 Kelurahan,”ujar Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi disela kunjungan ke Kelurahan Baros, Rabu (3/6/2024) Lanjut Dicky mengatakan bazar ini mempunyai visi misi dari sisi ekonomi, pertama mendekatkan produk bermutu dari supermarket modern dengan pasar tradisional kepada masyarakat dikelurahan dengan harga promo. Kedua, tentunya secara ekonomi dengan adanya bazar yang kita lakukan secara kontinyu dapat menekan harga. Sehingga harga harga produk dengan komoditi itu dapat terjangkau oleh masyarakat. Selain itu juga untuk pengendalian inflasi bisa dilakukan dengan adanya bazar ini. “Dan yang ketiga, untuk membuka ruang bagi UMKM agar bisa tampil dan menjajakan produknya serta mengenalkan produk unggulan yang ada di Kelurahan Baros ini,”tuturnya. Disinggung mengenai perpaduan antara produk supermarket dengan produk tradisonal, Dicky menyebutkan di bazar ini jelas berbeda produk supermarket dengan produk tradisional “Disini kalau supermarket hanya menjajakan barang barang sembako seperti minyak, beras, gula dan lain sebagainya. Sedangkan produk tradisional hanya menjajakan produk UMKM seperti makanan,”sebutnya. Sementara dalam kesempatan yang sama Kepala bidang perdagangan Wawan Haryana mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pj Wali Kota ke bazar di Kelurahan Baros. Seperti yang disampaikan Pj Wali Kota Cimahi kegiatan bazar ini dilakukan di 15 Kelurahan dan sudah 12 Kelurahan yang dikunjungi, tinggal 3 Kelurahan lagi yang akan dikunjunginya. Di bazar ini kami mengundang 6 toko modern dan paguyuban pasar seperti sayur mayor dan UMKM kelurahan Baros. Hal ini dilakukan untuk menekan inflasi di Kota Cimahi. Lanjut Wawan memaparkan setelah ini, nanti kedepannya Disdagkoperin akan mengadakan bazar skala besar. “Setelah menggelar bazar di 15 Kelurahan, nanti di bulan Juli akan dilaksanakan bazar skala besar untuk tanggalnya masih tentative yang bertempat di pemkot Cimahi,”paparnya. Disinggung mengenai inflasi di Kota Cimahi, Wawan mengungkapkan untuk inflasi di tingkat Nasional saat ini mencapai 2,5 persen dan di tingkat jabar berada di 2,3 persen “Jadi peringkat inflasi di Kota Cimahi saat ini berada di bawah peringkat jabar,”pungkasnya. Kegiatan Bazar Meriah di bulan Juni 2024 mendapat apresiasi dari Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi. Dari 15 Kelurahan, sudah 12 dikunjungi jadi tinggal 3 Kelurahan lagi yang akan dikunjungi. “Kunjungan saat ini saya mendatangi bazar di Kelurahan Baros. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari HUT Ke 23 Kota Cimahi dimana Disdagkoperin menggelar bazar di 15 Kelurahan,”ujar Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi disela kunjungan ke Kelurahan Baros, Rabu (3/6/2024) Lanjut Dicky mengatakan bazar ini mempunyai visi misi dari sisi ekonomi, pertama mendekatkan produk bermutu dari supermarket modern dengan pasar tradisional kepada masyarakat dikelurahan dengan harga promo. Kedua, tentunya secara ekonomi dengan adanya bazar yang kita lakukan secara kontinyu dapat menekan harga. Sehingga harga harga produk dengan komoditi itu dapat terjangkau oleh masyarakat. Selain itu juga untuk pengendalian inflasi bisa dilakukan dengan adanya bazar ini. “Dan yang ketiga, untuk membuka ruang bagi UMKM agar bisa tampil dan menjajakan produknya serta mengenalkan produk unggulan yang ada di Kelurahan Baros ini,”tuturnya. Disinggung mengenai perpaduan antara produk supermarket dengan produk tradisonal, Dicky menyebutkan di bazar ini jelas berbeda produk supermarket dengan produk tradisional “Disini kalau supermarket hanya menjajakan barang barang sembako seperti minyak, beras, gula dan lain sebagainya. Sedangkan produk tradisional hanya menjajakan produk UMKM seperti makanan,”sebutnya. Sementara dalam kesempatan yang sama Kepala bidang perdagangan Wawan Haryana mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pj Wali Kota ke bazar di Kelurahan Baros. Seperti yang disampaikan Pj Wali Kota Cimahi kegiatan bazar ini dilakukan di 15 Kelurahan dan sudah 12 Kelurahan yang dikunjungi, tinggal 3 Kelurahan lagi yang akan dikunjunginya. Di bazar ini kami mengundang 6 toko modern dan paguyuban pasar seperti sayur mayor dan UMKM kelurahan Baros. Hal ini dilakukan untuk menekan inflasi di Kota Cimahi. Lanjut Wawan memaparkan setelah ini, nanti kedepannya Disdagkoperin akan mengadakan bazar skala besar. “Setelah menggelar bazar di 15 Kelurahan, nanti di bulan Juli akan dilaksanakan bazar skala besar untuk tanggalnya masih tentative yang bertempat di pemkot Cimahi,”paparnya. Disinggung mengenai inflasi di Kota Cimahi, Wawan mengungkapkan untuk inflasi di tingkat Nasional saat ini mencapai 2,5 persen dan di tingkat jabar berada di 2,3 persen “Jadi peringkat inflasi di Kota Cimahi saat ini berada di bawah peringkat jabar,”pungkasnya.


Sumber: https://hasanah.id/disdagkoperin-gelar-bazar-meriah-di-bulan-juni-pj-wali-kota-cimahi-kunjungi-bazar-di-kelurahan-baros